Pixel 11 Tak Jadi Pakai Chip 2nm, Tensor G6 Andalkan Lonjakan AI dan Kamera

Google memastikan Tensor G6 pada seluruh seri Pixel 11 tidak dibuat dengan proses 2nm, melainkan proses 3nm enhanced terbaru milik TSMC. Klarifikasi ini mengakhiri spekulasi bahwa Pixel 11 akan menjadi ponsel pertama yang mengadopsi manufaktur 2nm TSMC.

Meski node produksi tidak turun ke 2nm, Google menonjolkan peningkatan yang langsung terasa dalam penggunaan harian. Tensor G6 disebut dapat mempercepat penjelajahan web hingga 25 persen dan mempersingkat waktu peluncuran aplikasi hingga 15 persen.

AI Menjadi Fokus Utama Tensor G6

Peningkatan terbesar diarahkan pada TPU, komponen yang menangani komputasi kecerdasan buatan di dalam perangkat. Google menyatakan TPU pada Tensor G6 memiliki kapasitas komputasi 50 persen lebih besar dibandingkan generasi sebelumnya.

Chip tersebut juga mendukung Gemini Nano versi baru untuk menjalankan tugas AI langsung dari ponsel. Pendekatan ini memungkinkan sejumlah pemrosesan dilakukan di perangkat tanpa selalu bergantung pada pemrosesan dari luar perangkat.

Fokus pada AI menunjukkan bahwa ukuran proses fabrikasi bukan satu-satunya ukuran kemampuan sebuah chipset ponsel. Google memilih menggabungkan peningkatan TPU, respons aplikasi, dan efisiensi pemrosesan untuk menopang pengalaman di seri Pixel 11.

Pengolahan Kamera Ikut Diperbarui

Tensor G6 membawa image signal processor atau ISP yang diperbarui untuk sektor kamera. Google mengarahkan pembaruan itu pada percepatan pemrosesan Night Sight dan peningkatan kemampuan digital zoom.

Perubahan ISP tersebut membuat peningkatan Tensor G6 tidak hanya berkaitan dengan aplikasi dan fitur AI. Sistem kamera pada Pixel 11 juga menjadi bagian penting dari strategi pembaruan perangkat keras Google.

Chip ini dipakai pada seluruh jajaran flagship terbaru Google, yaitu Pixel 11, Pixel 11 Pro, Pixel 11 Pro XL, dan Pixel 11 Pro Fold. Artinya, peningkatan performa, pemrosesan AI, serta kemampuan kamera itu tidak hanya terbatas pada satu varian.

ChipProses FabrikasiPerangkat yang Disebutkan
Tensor G6TSMC 3nm enhancedSeri Google Pixel 11
Exynos 26002nm dengan GAAGalaxy S26 dan Galaxy Z Flip 8

Konfirmasi dari Google

Peng Yu-chun, Vice President of Hardware Google, mengonfirmasi penggunaan proses 3nm enhanced TSMC untuk Tensor G6. Kantor berita Taiwan CNA melaporkan pernyataan tersebut, yang juga dicatat oleh Gadgets360.

Sebelumnya, Google disebut berpeluang mendahului Apple dalam penggunaan proses 2nm TSMC pada smartphone. Apple secara historis dikenal sebagai salah satu pelanggan awal besar TSMC ketika perusahaan semikonduktor Taiwan itu memasuki node produksi baru.

Kepastian dari Google menggeser perhatian dari persaingan angka node ke kemampuan nyata yang ditawarkan chipset. Dengan Tensor G6, Google menempatkan performa aplikasi, AI di perangkat, dan pengolahan gambar sebagai nilai utama Pixel 11.

Samsung Sudah Memegang Posisi 2nm

Status chip smartphone 2nm pertama disebut telah dipegang Samsung melalui Exynos 2600. Samsung memperkenalkan SoC tersebut pada Desember sebagai chip 2nm pertama di dunia yang menggunakan teknologi Gate-All-Around atau GAA.

Exynos 2600 menggabungkan CPU, GPU, dan NPU dalam satu chip untuk mendukung AI serta gim. Chip itu disebut akan digunakan pada seri Galaxy S26 dan Galaxy Z Flip 8, sehingga persaingan chip smartphone kini mencakup pendekatan manufaktur dan kemampuan komputasi yang berbeda.

Bagi Google, Tensor G6 tetap membawa pembaruan penting meski tidak menjadi chip 2nm. Seri Pixel 11 kini bertumpu pada proses 3nm enhanced TSMC dengan dorongan besar pada AI lokal, kecepatan sistem, Night Sight, dan digital zoom.

Baca Juga