Tekanan untuk Infantino Makin Meluas, NZF Putus Dukungan dan Soroti Transparansi FIFA

Tekanan terhadap Presiden FIFA Gianni Infantino semakin meluas setelah Federasi Sepak Bola Selandia Baru atau NZF menarik dukungannya. Federasi itu menilai persoalan kepercayaan di FIFA perlu dijawab melalui peninjauan independen.

NZF meminta pemeriksaan atas rencana FIFA menjual saham Piala Dunia yang kemudian dibatalkan. Tuntutan tersebut diarahkan untuk memulihkan keyakinan terhadap tata kelola dan proses kelembagaan organisasi.

Sikap NZF disampaikan pada Jumat (14/8) ketika kritik terhadap kepemimpinan FIFA terus berkembang. Dalam pernyataannya yang dikutip AFP, NZF menyatakan, “Peninjauan independen diperlukan untuk mengembalikan kepercayaan.”

Federasi Selandia Baru menilai sejumlah keputusan dan tindakan di FIFA telah menyebabkan kepercayaan berkurang. Situasi itu juga dinilai telah memperlebar perpecahan di lingkungan sepak bola internasional.

Seruan Keras dari Tiga Konfederasi

Sebelum posisi NZF disampaikan, UEFA, AFC, dan CONCACAF telah mengirim surat terbuka mengenai Infantino. Ketiga konfederasi itu menuding kepercayaan telah dirusak oleh tindakan yang mereka sebut sebagai penipuan.

Mereka bahkan meminta Infantino mundur dari jabatan Presiden FIFA. Desakan itu ditujukan sebelum ia memperoleh kesempatan untuk kembali mencalonkan diri pada pemilihan Presiden FIFA Maret 2027.

OrganisasiLangkah yang DiambilTujuan atau Perhatian
NZFMenarik dukungan kepada InfantinoMeminta peninjauan independen
UEFA, AFC, CONCACAFMeminta Infantino mundurMenyoroti rusaknya kepercayaan
OFCMendukung penghentian rencana investasiMenekankan tata kelola yang baik

Meski sama-sama mengkritik tata kelola FIFA, OFC mengambil sikap yang tidak sepenuhnya serupa. Konfederasi Sepak Bola Oseania itu menyambut pembatalan rencana investasi, tetapi tidak menyerukan pengunduran diri Infantino.

OFC menaungi NZF dan tetap menekankan pentingnya transparansi dalam pengelolaan sepak bola. Konfederasi itu juga meminta penghormatan terhadap proses kelembagaan demi perkembangan sepak bola yang berkelanjutan.

NZF Dorong Pembenahan Anggota FIFA

Menurut laporan CNNIndonesia.com, NZF melihat kondisi saat ini sebagai peluang bagi seluruh anggota FIFA untuk memperkuat tata kelola. Federasi tersebut meminta pembenahan yang mencakup akuntabilitas, transparansi, dan cara organisasi menjalankan prosesnya.

Penarikan dukungan NZF tidak secara otomatis sama dengan tuntutan pengunduran diri yang dilontarkan UEFA, AFC, dan CONCACAF. Namun, langkah itu tetap menunjukkan adanya tekanan terhadap Infantino dari anggota komunitas sepak bola internasional.

FIFA sebelumnya telah merespons berbagai upaya yang dipandang bertujuan melemahkan organisasi dan presidennya. Pernyataan NZF kini menjaga isu kepercayaan tetap berada di pusat perdebatan mengenai arah tata kelola FIFA.

Perbedaan posisi antara NZF dan OFC memperlihatkan bahwa kritik terhadap FIFA tidak hanya berkaitan dengan satu tuntutan politik. Fokus utamanya tetap berada pada kebutuhan akan transparansi, akuntabilitas, dan proses kelembagaan yang dipercaya anggotanya.

Baca Juga