Memahami Kebiasaan Gamer, Sahrul Agusti Kembangkan Bisnis Digital Bersama Tim

Pemahaman terhadap kebiasaan gamer menjadi modal Sahrul Agusti dalam membangun bisnis digital. Ia melihat top up dan transaksi item game sebagai kebutuhan pengguna yang dapat dikembangkan menjadi layanan usaha.

Dari pengelolaan seorang diri, usaha tersebut kini berjalan dengan dukungan tim. Perkembangan Itsuga Market juga membuat bisnis itu mampu membuka peluang kerja bagi orang lain.

Kebutuhan pemain menjadi titik awal

Sahrul memilih bidang game online karena telah akrab dengan aktivitas tersebut. Kedekatan itu membantunya mengenali kebutuhan pemain terhadap transaksi digital saat bermain.

Layanan top up dan transaksi item game kemudian menjadi fokus usaha yang dirintisnya. Pilihan ini berkaitan dengan pasar gamer yang menggunakan layanan tersebut dalam aktivitas bermain.

Itsuga Market tidak langsung dibangun dalam skala besar. Sahrul memulainya secara bertahap sambil mempelajari kebutuhan pelanggan dan membangun kepercayaan.

Aspek UsahaKeterangan
Nama usahaItsuga Market
BidangLayanan digital untuk game online
Kebutuhan yang dilayaniTop up dan transaksi item game
Perkembangan operasionalDari dikelola sendiri menjadi didukung tim

Berawal saat masih mahasiswa

Latar belakang usaha ini berkaitan dengan kondisi ekonomi yang dihadapi Sahrul ketika masih kuliah. Ia membutuhkan tambahan biaya pendidikan sekaligus ingin membantu ekonomi keluarga.

“Awalnya hanya untuk tambahan biaya kuliah dan membantu ekonomi keluarga,” kata Sahrul dalam pernyataannya. Dari kebutuhan personal tersebut, ia mulai mencari peluang pada bidang yang telah dipahaminya.

Sahrul adalah pria yang lahir di Lumajang, Jawa Timur, pada 6 Agustus 2000. Kondisi sebagai mahasiswa saat itu mendorongnya untuk mencari sumber pendapatan tambahan melalui usaha digital.

Suara.com melaporkan bahwa peluang tersebut lalu dikembangkan menjadi Itsuga Market. Usaha itu bertumbuh sejalan dengan bertambahnya pelanggan yang menggunakan layanannya.

Operasional berkembang lebih profesional

Pertumbuhan jumlah pelanggan membuat kebutuhan pengelolaan bisnis ikut berubah. Kegiatan usaha yang semula dikerjakan sendiri kemudian didukung oleh tim dan dijalankan dengan pendekatan yang lebih profesional.

Sahrul juga memberi fokus lebih besar pada bisnis yang telah dirintisnya. Tujuannya agar Itsuga Market dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak pelanggan.

Bertambahnya skala operasional membawa dampak lain berupa terciptanya kesempatan kerja. Hal ini membuat peran usaha tersebut meluas dari sumber pendapatan pribadi menjadi kegiatan ekonomi yang melibatkan orang lain.

Bagi Sahrul, bisnis digital tidak hanya berkaitan dengan pencarian keuntungan. Usaha itu juga diarahkan untuk menyediakan layanan bagi pelanggan yang membutuhkan transaksi digital terkait game.

Perjalanan Itsuga Market memperlihatkan pentingnya mengenali kebutuhan pengguna sebelum membangun layanan. Pengalaman bermain game memberi Sahrul dasar untuk membaca peluang yang dekat dengan komunitas gamer.

Pertumbuhan bisnis tersebut berlangsung melalui proses bertahap, mulai dari skala kecil hingga pembentukan tim. Dengan konsistensi tersebut, hobi game berkembang menjadi usaha digital yang terus berjalan dan membuka kesempatan kerja.

Baca Juga