Menggunakan TWS sepanjang tidur berisiko mengganggu pendengaran, terutama bila suara diputar terlalu keras atau terus masuk ke telinga dalam waktu lama. Kerusakan pada sel-sel halus di dalam telinga dapat memicu gangguan pendengaran permanen maupun tinnitus, yaitu telinga berdenging.
Volume rendah juga bukan jaminan sepenuhnya aman ketika perangkat dipakai semalaman. Saat terlelap, pengguna tidak selalu menyadari intensitas suara yang terus diterima telinga.
Suara Penting Berpotensi Tidak Terdengar
TWS yang menutup saluran telinga dapat mengurangi kepekaan terhadap kondisi di sekitar. Alarm, panggilan, atau suara penting lain berisiko terlewat ketika perangkat masih digunakan.
Situasi tersebut menjadi lebih serius dalam keadaan mendesak, termasuk kebakaran, gempa, atau kondisi darurat lainnya. TWS memang tidak memiliki kabel yang dapat terlilit, tetapi perangkat ini tetap dapat mengurangi kewaspadaan saat tidur.
| Risiko | Pemicu saat tidur | Dampak |
|---|---|---|
| Gangguan pendengaran | Volume tinggi atau pemakaian lama | Pendengaran terganggu atau tinnitus |
| Kewaspadaan berkurang | Suara sekitar tertutup | Alarm atau suara darurat tidak terdengar |
| Tekanan pada telinga | Tidur menyamping dengan TWS | Iritasi, luka ringan, atau sakit kepala ringan |
| Infeksi telinga | Area telinga hangat dan lembap | Gatal, nyeri, atau cairan dari telinga |
Tekanan dari Bantal Dapat Mengganggu Telinga
Risiko lain muncul ketika pengguna tidur menyamping dengan TWS masih berada di dalam telinga. Perangkat dapat tertekan oleh permukaan bantal dalam waktu lama dan menimbulkan rasa tidak nyaman saat bangun.
Tekanan tersebut dapat memicu iritasi atau luka ringan pada area telinga. Sejumlah keluhan juga dapat berupa sakit kepala ringan yang berkaitan dengan tekanan perangkat saat digunakan sambil berbaring.
Bentuk TWS yang menonjol di telinga membuat perangkat ini tidak selalu mendukung posisi tidur tertentu. Kenyamanan mendengarkan musik atau white noise dapat berkurang ketika telinga terus menekan bantal sepanjang malam.
Saluran Telinga yang Tertutup Lebih Lembap
Menurut tekno.kompas.com, pemakaian TWS dalam durasi lama dapat membuat area telinga lebih hangat dan lembap. Kondisi tersebut dapat menjadi lingkungan yang mendukung perkembangan bakteri dan jamur.
Keadaan lembap itu berisiko memicu infeksi telinga luar atau otitis eksterna. Keluhan yang dapat muncul mencakup gatal, nyeri, hingga keluarnya cairan dari telinga.
Perangkat yang menutup saluran telinga juga dapat menghambat keluarnya kotoran telinga secara alami. Kotoran yang menumpuk dapat menyumbat saluran, membuat telinga terasa penuh, dan menyebabkan pendengaran terdengar kurang jelas.
Keluhan yang Perlu Diperhatikan
Pemakaian TWS saat tidur patut dihentikan bila muncul nyeri, gatal, telinga terasa tersumbat, cairan dari telinga, atau denging yang menetap. Gejala tersebut berkaitan dengan risiko penggunaan perangkat audio terlalu lama di dalam telinga.
Kebiasaan mendengarkan audio sebelum tidur perlu mempertimbangkan durasi, volume, posisi tidur, serta kebutuhan untuk tetap mendengar keadaan sekitar. Telinga tidak sebaiknya tertutup perangkat sepanjang malam hanya demi mempertahankan musik atau white noise.






