Rekaman perbincangan Doktif di kanal YouTube Denny Sumargo membuka perdebatan baru dalam persidangan perkara Richard Lee. Tayangan itu menampilkan boks White Tomato yang dibuka Doktif, lalu dipakai pihak Richard Lee untuk menguji keterangan mengenai asal produk.
Kuasa hukum Richard Lee melihat video tersebut sebagai pembanding atas pengakuan Doktif yang disebut hanya membeli satu boks untuk uji sampel hukum. Perhatian sidang kemudian tertuju pada alasan adanya produk serupa yang terlihat digunakan dalam konten.
Produk dalam Konten Menjadi Bukti yang Diuji
Faizal Hafied mengajukan rekaman kanal Denny Sumargo di hadapan majelis hakim Pengadilan Negeri Tangerang pada Kamis (13/8). Dalam video itu, Doktif menjadi bintang tamu dan meminta Denny Sumargo membacakan komposisi White Tomato.
Produk yang dibuka dalam tayangan tersebut dinilai relevan dengan penjelasan Doktif selama proses hukum. Kubu Richard Lee mempertanyakan apakah jumlah produk yang dimiliki Doktif selaras dengan informasi yang disampaikan kepada kepolisian.
Faizal kemudian menanggapi kemunculan produk itu dengan kalimat, “Hei, hei, kamu ketahuan berbohong lagi.” Pernyataan tersebut disampaikan dalam perdebatan mengenai keterangan dan produk yang tampak pada video.
| Materi Persidangan | Pokok Persoalan |
|---|---|
| Pengakuan pembelian | Doktif disebut membeli satu boks untuk uji sampel hukum. |
| Rekaman YouTube | Terdapat produk White Tomato yang dibuka saat Doktif tampil bersama Denny Sumargo. |
| Penjelasan Doktif | Boks tambahan disebut berasal dari penyerahan sukarela pasien klinik. |
Doktif Menyebut Ada Penyerahan dari Pasien
Doktif membantah anggapan bahwa semua boks tambahan berasal dari pembelian yang ia lakukan. Ia menegaskan transaksi pembelian mandiri hanya terjadi sekali.
Ia menjelaskan sejumlah pasien kliniknya memberikan sisa produk setelah konten pengujian White Tomato ramai dibicarakan di media sosial. Produk tersebut, menurut Doktif, diserahkan tanpa ia beli.
“Membeli sekali Yang Mulia, pada saat konten ini viral saya punya klinik saya punya banyak pasien yang banyak juga korban White Tomato yang menyerahkan tanpa saya beli,” ujar Doktif. Keterangan itu disampaikan langsung untuk menjawab pertanyaan tentang boks tambahan dalam video.
Perkara Richard Lee Masih Berjalan
Video tersebut kini menjadi salah satu bagian dari pembuktian yang diperiksa majelis hakim. Nilai dan relevansi rekaman akan dinilai bersama dokumen, barang bukti, serta keterangan dari para pihak.
Perkara antara Richard Lee dan Doktif berawal dari laporan Dokter Samira Farahnaz ke Polda Metro Jaya. Dokter Samira Farahnaz dikenal publik sebagai Dokter Detektif atau Doktif.
Laporan itu berkaitan dengan dugaan pelanggaran perlindungan konsumen dan berkembang hingga tahap penyidikan. Richard Lee kemudian ditetapkan sebagai tersangka sebelum berkas perkaranya dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Banten untuk disidangkan.
Perdebatan mengenai White Tomato memperlihatkan bahwa rekaman konten media sosial dapat menjadi materi yang diperiksa dalam persidangan. Majelis hakim akan menentukan bobot keterangan tersebut dalam rangkaian proses hukum yang masih berlangsung.






