Harapan Hearts untuk menutup laga dengan kemenangan pupus hanya beberapa detik setelah Tomas Magnusson mencetak gol pada menit ke-76. Dodi Lukebakio segera membalas untuk Benfica, membuat leg kedua kualifikasi Liga Europa di Tynecastle Park berakhir 1-1.
Skor imbang itu memastikan Hearts tersingkir dengan agregat 2-7. Benfica sudah membangun keunggulan 6-1 dalam leg pertama di Lisbon dan berhak melanjutkan perjalanan ke babak berikutnya.
Momentum Tuan Rumah Terhenti Seketika
Magnusson masuk dari bangku cadangan dan memberi pendukung Hearts sebuah momen harapan. Akan tetapi, gol Lukebakio yang datang sangat cepat membuat momentum tuan rumah tidak bertahan lama.
Benfica tidak perlu memburu kemenangan kedua karena keunggulan agregat mereka sudah sangat besar. Hasil di Skotlandia cukup menjaga posisi klub Portugal itu tanpa perubahan berarti pada jalur mereka di Liga Europa.
Bagi Hearts, laga pada Kamis (13/8/2026) menandai akhir dari upaya mereka di kualifikasi kompetisi tersebut. Namun, klub Skotlandia itu masih memiliki satu kesempatan untuk tetap tampil di Eropa musim ini.
Rapid Vienna Menjadi Ujian Selanjutnya
Hearts akan menghadapi Rapid Vienna pada play-off Conference League. Duel itu akan menentukan apakah mereka mampu merebut tiket menuju fase grup.
Conference League menjadi kompetisi Eropa yang tersisa bagi Hearts setelah rangkaian eliminasi yang mereka alami. Sebelum menghadapi Benfica, mereka juga tersingkir dari kualifikasi Liga Champions oleh Sturm Graz.
| Kompetisi | Lawan | Hasil atau Status |
|---|---|---|
| Kualifikasi Liga Champions | Sturm Graz | Tersingkir |
| Kualifikasi Liga Europa | Benfica | Imbang 1-1, kalah agregat 2-7 |
| Play-off Conference League | Rapid Vienna | Menentukan tiket fase grup |
Status Braga Tetap Dipantau
Selain persiapan menuju Rapid Vienna, Hearts juga memantau masa depan Claudio Braga. Wouter Vrancken mengatakan striker tersebut masih bertahan untuk saat ini, meski spekulasi transfer terus mengiringinya.
“Saya pikir dia bertahan untuk saat ini. Saya senang ketika tidak mendengar apa-apa! Mari berharap pada awal September keadaannya masih seperti ini,” kata Vrancken. Ia mengakui ada rasa cemas karena Braga merupakan pemain yang bagus di tengah bursa transfer.
Vrancken menegaskan bahwa hubungan komunikasinya dengan Braga berjalan terbuka. Menurutnya, sang pemain tetap menunjukkan komitmen penuh selama masih berada di Hearts.
“Claudio dan saya terbuka satu sama lain dan hal terpenting adalah kepribadian Claudio; selama dia di sini dia akan 100% berkomitmen – seperti yang Anda lihat di pertandingan terakhir,” ujar Vrancken.
Pelatih tersebut menilai klub harus siap menghadapi setiap perubahan yang mungkin terjadi di bursa transfer. Kesiapan itu penting karena masa depan pemain dapat berubah dalam waktu singkat.
“Ini adalah dunia sepak bola, Anda harus mengatasi dan mengetahui bagaimana bursa transfer berlangsung. Adalah tanggung jawab kami sebagai klub untuk siap ketika sesuatu terjadi,” kata Vrancken.






