Pulang dari Barcelona, Rashford Hadapi Jalan Terjal untuk Menembus Lini Depan MU

Marcus Rashford kembali ke Manchester United, tetapi kepulangannya langsung diiringi persaingan untuk menembus lini depan. Penyerang berusia 28 tahun itu harus bersaing di sayap sekaligus membuka kemungkinan bermain sebagai penyerang tengah.

Michael Carrick memiliki beberapa pilihan untuk mengisi barisan serang pada musim 2026/2027. Kehadiran Bryan Mbeumo, Amad Diallo, Joshua Zirkzee, dan Benjamin Sesko membuat Rashford perlu memperjuangkan perannya kembali.

Kompetisi di Sayap dan Tengah

PemainPeran yang DisebutPosisi dalam Persaingan
Marcus RashfordPenyerang sayap dan alternatif penyerang tengahMencari kembali peran di skuad
Bryan MbeumoPenyerang sayap dan penyerang tengahDicoba di tengah selama pramusim
Amad DialloPenyerang sayapOpsi di sisi serang
Joshua ZirkzeePenyerang sayapOpsi di sisi serang

Rashford dapat menjadi opsi bagi Benjamin Sesko jika Carrick membutuhkan alternatif di posisi penyerang tengah. Namun, Mbeumo juga pernah ditempatkan sebagai penyerang tengah pada pramusim, sehingga persaingan berlangsung di lebih dari satu posisi.

Situasi itu membuat fleksibilitas Rashford memiliki nilai penting bagi Manchester United. Meski demikian, fleksibilitas tersebut tidak menghilangkan kebutuhan untuk bersaing dengan pemain lain yang tersedia.

Carrick Menilai Kondisinya Baik

Di tengah kompetisi tersebut, Carrick menyampaikan penilaian positif mengenai kondisi Rashford setelah kembali. Rashford telah menjalani latihan bersama skuad selama dua atau tiga hari dan disebut membawa semangat yang baik.

“Dia adalah pemain kami dan dia kembali dengan kondisi yang sangat baik. Dia sama seperti pemain lainnya,” kata Carrick, dikutip CNN Indonesia dari Mirror.

Carrick menekankan bahwa Rashford tetap diperlakukan seperti pemain lain di dalam tim. Sikap itu sekaligus menandakan bahwa kepulangan pemain Inggris tersebut masuk dalam persiapan Manchester United menuju musim baru.

Pelatih itu juga menilai Rashford mempunyai kualitas yang berbeda untuk memperkaya opsi menyerang. Carrick menyebut telah mengenal sang pemain sejak lama.

“Saya sudah lama mengenal Marcus dan dia memberikan sesuatu yang sedikit berbeda bagi kami. Semangatnya juga sangat bagus sejak dia kembali,” ujar Carrick.

Setelah Barcelona Memilih Opsi Lain

Rashford kembali ke Old Trafford setelah Barcelona tidak memilih mempermanenkannya. Klub Spanyol itu disebut lebih mengutamakan perekrutan Anthony Gordon dan Karim Adeyemi ketimbang melanjutkan kerja sama dengan Rashford.

Keputusan Barcelona membuka babak baru bagi Rashford di Manchester United. Ia kini kembali sebagai salah satu pemain yang dapat dipertimbangkan Carrick, tanpa kepastian mengenai posisi maupun menit bermain tertentu.

Peluang awal Rashford dapat datang dalam pertandingan Manchester United melawan AC Milan. Milan kini ditangani Ruben Amorim, pelatih yang sebelumnya mencoret Rashford dari skuad.

Carrick belum mengungkapkan peran spesifik Rashford dalam laga tersebut. Pertandingan itu tetap berpotensi menjadi kesempatan bagi Rashford untuk memperlihatkan kesiapan setelah kembali berlatih bersama tim.

Manchester United mendapat tambahan pengalaman di lini depan melalui kepulangan Rashford. Sementara bagi Rashford, musim 2026/2027 akan ditentukan oleh kemampuannya merespons persaingan yang terbuka di dalam skuad.

Baca Juga