Memahami karakter rekan menjadi dasar Kristina, Cici Paramida, dan Ikke Nurjanah menjaga hubungan mereka. Kedekatan yang sudah berlangsung lama membuat anggota Tiga Kembang mengetahui kapan perlu memberi ruang bagi satu sama lain.
Ruang itu terutama dibutuhkan saat muncul perbedaan pandangan atau rasa tidak nyaman. Ketimbang memaksakan pembicaraan saat emosi muncul, mereka memilih mengambil jeda terlebih dahulu.
Pertemanan Lama Membantu Mengelola Perbedaan
Ikke Nurjanah mengatakan ketiganya telah lama berteman dan sudah saling mengenal karakter masing-masing. Pengalaman tersebut membuat mereka memahami bahwa tidak semua keberatan harus disampaikan secara langsung pada saat itu juga.
Perbedaan pendapat tetap mungkin terjadi di antara tiga penyanyi tersebut. Namun, mereka berusaha mengetahui kapan harus mundur sementara dan membiarkan rekannya menenangkan diri.
Menurut Kristina, setiap persoalan yang muncul akhirnya dapat dihadapi karena mereka menemukan solusi masing-masing. Pesan atau keberatan kecil kemudian dapat disampaikan tanpa menjadikannya sebagai pertengkaran.
Pola itu membantu mereka memisahkan masalah sesaat dari hubungan pertemanan yang telah dibangun. Mereka tidak membiarkan satu situasi yang mengganjal menentukan suasana kebersamaan dalam jangka panjang.
Jeda Menjadi Cara Meredakan Suasana
Ikke menjelaskan bahwa Tiga Kembang lebih banyak diam terlebih dahulu ketika ada gesekan. Cara tersebut dipilih agar setiap anggota tidak berbicara dalam keadaan perasaan yang masih tinggi.
“Kita tuh lebih banyak diem dulu pada-pada gitu,” ujar Ikke. Setelah situasi lebih tenang, persoalan yang dirasakan tetap disampaikan dan tidak dibiarkan tanpa pembicaraan.
Ia mengakui pernah mengutarakan kegelisahan kepada Kristina atau Cici jika merasa terganggu oleh sikap salah satunya. Namun, percakapan itu hanya dimaksudkan untuk menyampaikan perasaan, bukan memperpanjang ketegangan.
Saat kembali berkumpul, ketiganya berupaya mencairkan keadaan. Langkah tersebut membuat hubungan mereka dapat kembali berjalan normal setelah ada perbedaan.
Bukan Bentuk Pertengkaran
Kristina menegaskan bahwa masa saling diam tidak berarti mereka sedang bertengkar. Baginya, waktu itu dipakai untuk memikirkan konsep, mempertimbangkan apa yang akan dikatakan, dan memilih respons yang lebih tepat.
“Kalau berantem mah kita nggak pernah. Diem-dieman, iya,” kata Kristina dalam perbincangan di Studio Pagi-pagi Ambyar Trans TV di Mampang, Jakarta Selatan, seperti dikutip hot.detik.com.
Ia kembali menjelaskan bahwa diam merupakan bagian dari proses berpikir sebelum komunikasi dilakukan. Dengan cara itu, pembicaraan dapat berlangsung saat masing-masing pihak lebih siap menerima sudut pandang rekannya.
Menikmati Penampilan Bersama
Kebutuhan menjaga suasana positif terasa semakin penting saat Tiga Kembang berada di atas panggung. Tiga karakter yang berbeda harus berjalan beriringan dalam satu penampilan.
Kristina mengajak Cici Paramida dan Ikke Nurjanah untuk menikmati kesempatan tampil bersama dengan rasa gembira. Saling memberi ruang, berbicara setelah tenang, dan menjaga suasana positif menjadi cara mereka merawat kebersamaan.






