Prabowo Subianto meminta Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, Lembaga Penjamin Simpanan, dan Kementerian Keuangan memperkuat kerja bersama. Arahan itu disampaikan dalam pertemuan KSSK setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatan Gubernur Bank Indonesia.
Presiden menekankan setiap kebijakan yang diterbitkan lembaga anggota KSSK harus dapat saling mendukung. Keselarasan tersebut dipandang diperlukan untuk menjaga stabilitas sistem keuangan.
Peran Berbeda, Arah Kebijakan Harus Selaras
Setiap institusi dalam KSSK memiliki kewenangan dan kebijakan masing-masing. Karena itu, koordinasi menjadi landasan agar langkah tiap lembaga dapat berjalan dalam arah yang sama.
Pejabat Sementara Gubernur BI Destry Damayanti menyebut sinergi antarlembaga menjadi penekanan utama Presiden dalam pertemuan tersebut. Penguatan koordinasi akan menjadi fokus KSSK pada periode berikutnya.
“Jadi intinya ke depan bagaimana KSSK terus meningkatkan koordinasi dan kerja sama, khususnya terkait dengan kebijakan-kebijakan karena masing-masing kita ada kebijakan yang harus kita koordinasikan,” ujar Destry. Ia menyampaikan penjelasan itu setelah rapat KSSK di Istana Kepresidenan, Jakarta.
Pertemuan itu berlangsung pada Senin, 27 Juli 2026. Selain anggota KSSK, Danantara juga turut hadir dalam agenda tersebut.
Susunan Peserta Pertemuan
| Institusi | Kehadiran |
|---|---|
| Bank Indonesia | Anggota KSSK |
| Kementerian Keuangan | Anggota KSSK |
| Otoritas Jasa Keuangan | Anggota KSSK |
| Lembaga Penjamin Simpanan | Anggota KSSK |
| Danantara | Turut hadir dalam agenda |
Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, OJK, dan LPS merupakan anggota KSSK yang hadir dalam rapat. Keempat lembaga itu disebut memiliki peran strategis yang berbeda dalam menjaga sistem keuangan.
Beritasatu melaporkan Prabowo meminta seluruh lembaga mengoptimalkan fungsi berdasarkan mandatnya. Upaya tersebut dimaksudkan untuk memperkuat stabilitas ekonomi nasional dengan kerja yang saling melengkapi.
Dukungan untuk Target Pemerintah
Selain isu stabilitas, KSSK juga diminta memberikan dukungan terhadap program pemerintah. Dukungan itu diarahkan agar sesuai dengan garis kebijakan serta target pencapaian pemerintah.
“Kemudian juga tentunya kita bersama-sama akan men-support. KSSK juga men-support pemerintah sesuai dengan arah kebijakan yang memang sudah menjadi garis dari pemerintah, pencapaian pemerintah,” kata Destry.
Destry menambahkan bahwa rapat membahas hal-hal yang dapat dilakukan tiap lembaga dalam batas kewenangannya. Pembahasan itu mencakup peningkatan fungsi dari Bank Indonesia, OJK, LPS, dan Kementerian Keuangan.
“Jadi intinya tadi seperti itu, peningkatan dari masing-masing, Bank Indonesia apa yang bisa dilakukan, dari OJK, dari LPS, dan kemudian juga dari Kementerian Keuangan,” tutupnya. Penguatan koordinasi menjadi pesan pemerintah agar kerja KSSK tetap selaras dengan kebutuhan stabilitas sistem keuangan dan arah pembangunan.
Pengunduran diri Perry Warjiyo menjadi latar penting pertemuan tersebut. Dalam situasi itu, Prabowo menekankan perlunya fungsi setiap anggota KSSK berjalan optimal dan terkoordinasi.






