Google memastikan Tensor G6 yang menjadi otak seluruh seri Pixel 11 masih diproduksi dengan proses 3nm TSMC, bukan 2nm seperti yang sebelumnya banyak diyakini. Klarifikasi ini mengakhiri spekulasi yang muncul karena detail node manufaktur chip tersebut tidak dijelaskan saat lini Pixel 11 diperkenalkan.
Konfirmasi itu disampaikan Peng Yu-Chun, VP of Hardware Google, sebagaimana dilaporkan GSMArena. Dengan demikian, Pixel 11 tidak membawa perpindahan proses manufaktur dari 3nm menuju 2nm pada generasi ini.
Seluruh Model Pixel 11 Memakai Tensor G6
Status 3nm Tensor G6 penting karena chip ini digunakan merata pada seluruh keluarga Pixel 11. Bukan hanya model Pro, varian reguler hingga perangkat lipat juga mengandalkan platform silikon yang sama.
| Model | Chip yang Digunakan |
|---|---|
| Pixel 11 | Tensor G6 |
| Pixel 11 Pro | Tensor G6 |
| Pixel 11 Pro XL | Tensor G6 |
| Pixel 11 Pro Fold | Tensor G6 |
Kesamaan chip tersebut membuat peningkatan dan keterbatasan Tensor G6 relevan bagi semua pilihan dalam jajaran Pixel 11. Perbedaan pengalaman tiap model nantinya tetap bergantung pada pengujian perangkat secara menyeluruh.
Proses 3nm sendiri bukan hal baru bagi lini Tensor. Tensor G5 pada generasi sebelumnya juga telah dibuat oleh TSMC dengan proses manufaktur 3nm.
| Chip | Proses Manufaktur | Posisi Generasi |
|---|---|---|
| Tensor G5 | TSMC 3nm | Generasi sebelumnya |
| Tensor G6 | TSMC 3nm | Digunakan seri Pixel 11 |
Artinya, perubahan utama Tensor G6 tidak terletak pada penyusutan node dari 3nm menjadi 2nm. Google justru menyoroti peningkatan kemampuan komputasi dan efisiensi daya sebagai pembaruan utama dibanding Tensor G5.
TPU Lebih Besar dan Efisiensi Daya Ditingkatkan
Google menyebut Tensor G6 menawarkan kapasitas komputasi TPU 50% lebih besar dibanding pendahulunya. TPU merupakan komponen penting dalam platform Tensor untuk menangani pemrosesan komputasi khusus di perangkat.
Selain itu, Google menyatakan komputasi CPU yang ditingkatkan mampu menghasilkan efisiensi daya hingga 30% lebih baik dibanding Tensor G5. Klaim tersebut menempatkan daya tahan dan kemampuan komputasi sebagai fokus pembaruan, meski angka penggunaan nyata masih menunggu pengujian perangkat.
Node manufaktur memang kerap menjadi perhatian karena berkaitan dengan ukuran proses produksi chip. Namun, angka node saja tidak langsung menjelaskan seluruh peningkatan yang dirasakan pengguna pada pemakaian sehari-hari.
Rancangan CPU, kapasitas TPU, serta pengelolaan daya juga menentukan hasil akhir sebuah platform. Karena itu, Tensor G6 tetap dapat membawa perubahan dibanding Tensor G5 tanpa harus berpindah ke proses 2nm.
Bukan Chip Ponsel 2nm Pertama
Penegasan proses 3nm juga berarti Tensor G6 tidak mengambil posisi sebagai chip ponsel 2nm pertama. Posisi tersebut disebut telah dipegang Exynos 2600 milik Samsung yang diumumkan pada Desember lalu.
Informasi ini sekaligus memberi konteks atas asumsi awal mengenai Pixel 11. Ketika Google tidak mencantumkan rincian proses produksinya pada pengenalan perangkat, anggapan tentang node 2nm sempat berkembang luas.
Kini fondasi Tensor G6 telah dipastikan tetap memakai TSMC 3nm. Penilaian terhadap lonjakan performa, efisiensi, dan dampak TPU yang lebih besar masih perlu menunggu hasil pengujian lengkap pada Pixel 11.






