Kelelahan mental menjadi salah satu alasan Shin Tae-yong tidak langsung menyatukan enam pemain Timnas Indonesia ke latihan penuh Persija Jakarta. Selain kondisi psikologis, pelatih juga menilai kebugaran dan kekuatan dasar mereka perlu dipulihkan setelah Piala AFF 2026.
Para pemain akan lebih dahulu masuk ke program latihan tersendiri selama pemusatan latihan Persija di Thailand. Mereka baru dijadwalkan mengikuti sesi penuh setelah kondisi dinilai siap oleh staf pelatih.
Pendekatan itu menunjukkan Persija tidak ingin memaksakan pemain yang baru datang menyamai beban rekan-rekan yang telah mengikuti persiapan sejak awal. Perbedaan waktu kedatangan membuat kebutuhan fisik setiap kelompok pemain tidak sama.
STY Menyiapkan Tahapan Khusus
Shin Tae-yong menekankan bahwa masa istirahat setelah turnamen bukan satu-satunya ukuran kesiapan pemain untuk kembali bekerja bersama klub. Pemulihan dilakukan dengan fokus pada penguatan fondasi fisik sebelum intensitas latihan ditingkatkan.
“Kami akan memasukkan mereka (para pemain Timnas Indonesia yang baru gabung tim) ke dalam program latihan tersendiri,” ujar Shin Tae-yong dalam rilis yang diterima Suara.com. Program ini membedakan materi mereka dari pemain Persija yang lebih dahulu berada di Thailand.
Ia menyebut para pemain masih merasakan kelelahan setelah agenda bersama tim nasional. “Mereka cukup kelelahan, baik fisik maupun mental, setelah mengikuti turnamen tersebut (Piala AFF 2026),” kata Shin Tae-yong.
Menurutnya, kekuatan dasar dan kebugaran perlu ditingkatkan terlebih dahulu. Tahapan itu akan menjadi pintu masuk sebelum enam pemain tersebut bergabung dengan sesi latihan tim secara penuh.
Enam Pemain Tiba Setelah Agenda Tim Nasional
Persija menyumbang enam pemain untuk Timnas Indonesia pada Piala AFF 2026. Mereka baru kembali ke klub setelah skuad asuhan John Herdman gagal melanjutkan perjalanan dari fase grup.
Timnas Indonesia tidak mampu bersaing dengan Vietnam dan Singapura dalam fase tersebut. Sejumlah nama pemain Persija yang disebut dalam agenda tim nasional adalah Rizky Ridho, Shayne Pattynama, Jordi Amat, Dony Tri Pamungkas, dan Rayhan Hannan.
Situasi pascaturnamen itu menjadi latar bagi pengaturan latihan khusus di Thailand. Staf pelatih dapat memberi perhatian pada kebutuhan dasar para pemain tanpa harus langsung memasukkan mereka ke beban kerja kolektif.
Dua Laga Uji Coba dalam Agenda Persiapan
Persija tetap menjalankan persiapan kompetisi melalui dua pertandingan uji coba selama berada di Thailand. Laga tersebut menjadi bagian dari program menuju musim 2026/2027.
| Tanggal | Lawan | Agenda |
|---|---|---|
| 19 Agustus 2026 | Police Tero | Laga uji coba Persija |
| 22 Agustus 2026 | Chiangrai United | Laga uji coba Persija |
Police Tero akan dihadapi pada 19 Agustus 2026. Persija kemudian dijadwalkan bertemu Chiangrai United pada 22 Agustus 2026.
Rangkaian pertandingan itu berlangsung bersamaan dengan proses pemulihan pemain yang baru kembali dari tim nasional. Kesiapan enam pemain tersebut menjadi salah satu aspek yang diperhatikan dalam keseluruhan program Persija di Thailand.
Setelah kondisi fisik dan mental mereka membaik, para pemain akan masuk ke sesi latihan tim secara penuh. Persija dengan demikian tetap menjaga proses persiapan tanpa mengabaikan kebutuhan pemulihan pemainnya.






