Kemunculan ponsel bermerek HMD tidak menandai berakhirnya kehadiran Nokia di pasar Android. HMD Global masih menangani perangkat Android Nokia, sembari membangun identitas Human Mobile Devices sebagai merek mandiri.
Perubahan ini terutama menyangkut nama yang tampil pada produk, bukan penghentian lini Android Nokia. Konsumen kini dapat menjumpai Nokia dan HMD dalam pembicaraan yang sama karena keduanya berada dalam strategi perusahaan yang saling berjalan.
Peralihan Merek Menjadi Pokok Perubahan
HMD Global telah mengelola ponsel Nokia sejak 2016. Pada 2024, perusahaan itu mulai meluncurkan ponsel dengan nama HMD atau Human Mobile Devices.
Langkah tersebut membuat HMD memiliki jalur produk dengan identitas sendiri. Namun, peralihan fokus merek ini tidak berarti seluruh perangkat Nokia berhenti diproduksi atau dipasarkan.
Bagi pengguna, perbedaan ini penting saat melihat pilihan perangkat di pasar. Nama HMD yang semakin sering muncul menunjukkan penguatan merek perusahaan, sedangkan Nokia tetap terkait dengan perangkat yang dikelola HMD Global.
Model Android Nokia yang Tetap Disebut
Sejumlah model menunjukkan bahwa Nokia masih memiliki lini ponsel Android. Model yang disebut mencakup perangkat untuk kebutuhan pengguna di segmen menengah ke bawah.
| Model | Keterangan |
|---|---|
| Nokia C22 | Salah satu model Android Nokia yang disebut dalam lini HMD Global |
| Nokia G42 5G | Salah satu model Android Nokia yang disebut dalam lini HMD Global |
| Nokia XR21 | Salah satu model Android Nokia yang disebut dalam lini HMD Global |
Keberadaan ketiga model tersebut memperlihatkan keterkaitan Nokia dengan perangkat Android masih berlangsung. Informasi yang dirangkum Viv.co.id juga menempatkan HMD sebagai pihak yang terus menyiapkan produk melalui nama perusahaannya sendiri.
Arah Produk Tidak Mengejar Kelas Premium
Lini Nokia saat ini diarahkan pada daya tahan, keamanan, dan pengalaman Android murni. Penekanan tersebut menyasar penggunaan praktis sehari-hari dengan pendekatan perangkat yang lebih sederhana.
Segmen yang dibidik berada pada kelas menengah ke bawah. Dengan posisi itu, Nokia tidak diarahkan untuk bersaing langsung dalam perlombaan ponsel premium.
Android murni menjadi salah satu pembeda yang ditekankan dalam arah produk ini. Aspek itu berjalan bersama fokus keamanan dan ketahanan perangkat.
Ponsel Fitur Masih Dipertahankan
Keberadaan nama Nokia juga tidak terbatas pada ponsel Android. HMD masih memproduksi ponsel fitur Nokia dengan fungsi yang lebih mendasar.
Keputusan tersebut menunjukkan bahwa strategi merek baru tidak menghapus seluruh portofolio Nokia. HMD menjalankan pengenalan mereknya sendiri sambil tetap menjaga perangkat Nokia di pasar.
Karena itu, meningkatnya jumlah perangkat berlabel HMD perlu dipahami sebagai perubahan arah identitas perusahaan. Nokia masih hadir melalui ponsel Android yang ditangani HMD Global serta ponsel fitur yang tetap diproduksi.






