Kris Dayanti melanjutkan catatan prestasinya di wushu dengan meraih juara pertama nomor Shanzi Group E Female. Gelar itu diperoleh dalam Kejuaraan Nasional Wushu Kungfu 2026 yang berlangsung di Tangerang, Banten.
Keberhasilan nasional tersebut hadir setelah ia meraih medali perak pada 10th World Kungfu Championships 2025 di Emeishan, Tiongkok. Rangkaian hasil itu memperlihatkan kiprahnya yang telah menjangkau kompetisi nasional dan internasional.
| Ajang | Jadwal | Hasil |
|---|---|---|
| 10th World Kungfu Championships 2025 | 14-20 Oktober 2025 | Medali perak |
| Kejuaraan Nasional Wushu Kungfu 2026 | 22-26 Juli | Juara 1 Shanzi Group E Female |
Kejuaraan Nasional Wushu Kungfu 2026 digelar di Main Atrium Mal Alam Sutera. Dalam nomor Shanzi, peserta menampilkan jurus menggunakan kipas lipat.
Kris Dayanti membawakan rangkaian jurus tersebut dengan kostum hitam yang memiliki aksen mencolok. Momen pertandingannya, termasuk penerimaan medali dan piagam, dibagikan melalui media sosial.
Rutinitas Lima Kali Sepekan
Gelar juara itu ditopang oleh rutinitas latihan yang dijalani hingga lima kali setiap pekan. Kris Dayanti menempatkan latihan dan pertandingan sebagai bagian dari proses pembentukan karakter dalam olahraga.
“Keikutsertaan saya di Kejurnas Wushu Kungfu 2026 bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi partisipasi ruang tumbuh bagi lahirnya atlet-atlet masa depan Indonesia,” tulis Kris Dayanti dalam unggahannya. Ia mengaitkan partisipasinya dengan perkembangan atlet pada masa depan.
Ia juga menegaskan nilai yang diperoleh melalui proses latihan secara konsisten. “Setiap latihan, setiap pertandingan, dan setiap proses adalah investasi untuk membangun karakter, disiplin, sportivitas, serta prestasi,” lanjutnya.
Kris Dayanti baru mulai menekuni wushu pada akhir 2021. Ketertarikan itu berkembang saat aktivitas di luar rumah dibatasi selama pandemi Covid-19.
Wushu memadukan kekuatan fisik, teknik, dan unsur seni dalam setiap gerakannya. Kombinasi tersebut selaras dengan pengalaman Kris Dayanti sebagai performer yang membutuhkan ketepatan serta keindahan penampilan.
Penguasaan Teknik Terus Dikembangkan
Bersama Yayasan Inti Bayangan, ia terus mempelajari teknik dasar dan berbagai jurus. Penguasaan teknik itu menjadi fondasi untuk tampil dalam nomor pertandingan yang diikuti.
Prestasi pada nomor Shanzi Group E Female menambah perjalanan kompetitif Kris Dayanti di cabang ini. Dari latihan yang dimulai pada 2021, ia kini telah mencatat hasil pada ajang dunia dan kejuaraan nasional.






