Apple dilaporkan sedang menyiapkan lonjakan memori untuk MacBook Neo generasi berikutnya. Laptop yang diposisikan sebagai MacBook paling terjangkau itu disebut akan membawa RAM 12 GB, meningkat 4 GB dari model saat ini.
Kenaikan kapasitas tersebut penting karena pemrosesan AI di perangkat membutuhkan ruang memori lebih besar. RAM tambahan juga berpotensi membuat MacBook Neo lebih leluasa menjalankan beberapa aplikasi dalam waktu bersamaan.
Memori Lebih Besar untuk Kebutuhan Baru
Konfigurasi 12 GB memang masih berada di bawah kapasitas awal yang umum digunakan pada lini Mac lain, yaitu 16 GB. Namun, perpindahan dari 8 GB menjadi 12 GB dapat menjadi perubahan yang berarti bagi perangkat di segmen harga terjangkau.
Pemrosesan AI lokal menjadi salah satu area yang dapat memperoleh manfaat dari pembaruan ini. Fitur seperti dikte dan personalisasi suara Siri disebut berpotensi ditangani dengan model AI di perangkat yang lebih canggih.
Dengan pemrosesan dilakukan langsung di perangkat, kebutuhan terhadap layanan pemrosesan eksternal dapat berkurang untuk fungsi tertentu. Laporan tersebut memandang kapasitas RAM yang lebih besar sebagai elemen penting agar laptop mampu menangani kebutuhan tersebut dengan lebih leluasa.
A19 Pro Menggantikan A18 Pro
Selain memori, Apple disebut akan mengganti chip A18 Pro pada model sekarang dengan A19 Pro. Informasi itu dilaporkan Mark Gurman dari Bloomberg, sementara tekno.kompas.com mengutip Mashable mengenai kemungkinan konfigurasi grafis yang digunakan.
Chip A19 Pro juga dipakai pada iPhone 17 Pro dan iPhone Air. Meski demikian, versi untuk MacBook Neo diperkirakan tidak memiliki konfigurasi yang sepenuhnya sama dengan iPhone 17 Pro.
| Aspek | MacBook Neo Saat Ini | Generasi Berikutnya |
|---|---|---|
| Chip | A18 Pro | A19 Pro |
| RAM | 8 GB | 12 GB |
| GPU | Tidak disebutkan | 5 inti berdasarkan laporan |
| Pilihan warna | Silver, Blush, Citrus, Indigo | Disebut akan mendapat warna baru |
A19 Pro disebut menawarkan peningkatan pada performa CPU, GPU, serta pemrosesan AI dibandingkan A18 Pro. Namun, laporan yang beredar menyebut MacBook Neo kemungkinan memakai A19 Pro dengan GPU lima inti.
Konfigurasi itu berbeda dari A19 Pro GPU enam inti yang digunakan iPhone 17 Pro. Perbedaan tersebut menunjukkan Apple dapat menyesuaikan komponen chip untuk kebutuhan dan posisi produk yang berbeda.
Warna Baru Masih Belum Terungkap
Pembaruan yang dikabarkan tidak hanya menyasar komponen internal. Apple juga disebut menyiapkan opsi warna baru, walau belum ada rincian mengenai warna yang akan dipilih perusahaan.
Model MacBook Neo saat ini tersedia dalam warna Silver, Blush, Citrus, dan Indigo. Kehadiran pilihan baru dapat menjadi pembeda visual di tengah pembaruan chip dan memori.
Jadwal Peluncuran Belum Dikonfirmasi
MacBook Neo generasi pertama diperkenalkan pada Maret 2026 dengan A18 Pro, RAM 8 GB, dan penyimpanan internal mulai 256 GB. Baterainya diklaim dapat digunakan hingga 16 jam untuk aktivitas seperti memutar video atau menjelajah web.
Model penerusnya diperkirakan meluncur pada paruh pertama 2027, sekitar setahun setelah generasi pertama hadir. Apple belum memberikan konfirmasi resmi mengenai spesifikasi, warna, maupun waktu peluncuran perangkat tersebut.
Pembaruan MacBook Neo disebut terkait dengan rencana Apple memperbarui hampir seluruh lini Mac dalam dua tahun mendatang. Rencana itu juga mencakup MacBook Pro dengan chip M6, iMac baru, serta MacBook berlayar OLED yang mendukung sentuhan.






