Usai Diperiksa KPK, Lisa Mariana Singgung Dugaan Dana hingga Rp 400 Miliar dalam Kasus BUMD

Lisa Mariana menyinggung dugaan penerimaan dana hingga Rp 400 miliar oleh pihak tertentu dalam perkara pengadaan iklan bank BUMD di Jawa Barat. Pernyataan itu ia sampaikan setelah mengaku telah menjalani pemeriksaan oleh KPK.

Lisa menggunakan pernyataan tersebut untuk mendesak pemanggilan pihak lain yang menurutnya terkait perkara. Ia mengatakan telah menyerahkan daftar nama kepada penyidik selama proses pemeriksaan.

“Saya kemarin sudah kooperatif dan sudah saya list (beri daftar) siapa saja yang diduga menerima dana bahkan ada yang sampai Rp 400 M diduga ya,” ujar Lisa dalam video di Instagram. Lisa menyebut angka itu sebagai dugaan dalam unggahannya.

Desakan pemanggilan nama lain

Lisa meminta KPK menindaklanjuti daftar pihak yang telah ia sampaikan. Ia juga menilai pemberitaan perkara tersebut terlalu sering menampilkan dirinya dibanding pihak lain.

“Pokoknya intinya gini, coba itu dipanggil yang sudah di-list itu,” katanya. Ia menegaskan bahwa pihak yang disebutnya sebagai pemeran utama juga harus didalami.

Dalam unggahan tertulis, Lisa meminta pemanggilan sejumlah perempuan lain dan Ridwan Kamil. “Coba itu selir lainnya akang dipanggil berikut akangnya. Repot ye orang lagi anteng-anteng,” tulis Lisa.

Lisa kembali menyinggung sorotan media terhadap dirinya melalui pernyataan lain. “Pemeran utamanya haruslah (diselidiki), masa muka Lisa melulu yang dimunculkan di media,” ujarnya.

Pengakuan telah memenuhi panggilan

Lisa menyatakan telah hadir memenuhi panggilan di Gedung Merah Putih. “Eh gue mah sudah dipanggil ke gedung Merah Putih!” tulisnya dalam salah satu unggahan Instagram.

Ia juga menyatakan telah bersikap kooperatif dan memberikan keterangan kepada penyidik. Beritasatu melaporkan pernyataan Lisa itu disampaikan dalam rangka merespons pendalaman kasus yang sedang dilakukan KPK.

Perkara tersebut berkaitan dengan dugaan korupsi pengadaan iklan bank usaha milik daerah di Jawa Barat untuk anggaran 2021-2023. Dalam pendalaman KPK, terdapat dugaan aliran uang yang turut diterima Lisa Mariana dengan menggunakan nama orang lain.

Hingga informasi ini disampaikan, klaim mengenai pihak lain yang diduga menerima dana berasal dari unggahan Lisa di media sosial. Proses pendalaman dugaan korupsi pengadaan iklan BUMD tetap ditangani oleh KPK.

Baca Juga