Rosario Central membidik kemenangan di kandang agar membawa modal penting ke Itaquera pada leg kedua babak 16 besar Copa Libertadores 2026. Corinthians pun berusaha membatasi beban pertandingan tandang sebelum kedua tim kembali bertemu pada 20 Agustus.
Leg pertama akan mempertemukan Rosario Central dan Corinthians pada Kamis, 13 Agustus 2026, pukul 21.30 waktu setempat. Stadion Gigante de Arroyito di Rosario menjadi lokasi laga pembuka dari duel dua leg tersebut.
| Leg | Pertandingan | Waktu dan Lokasi |
|---|---|---|
| Pertama | Rosario Central vs Corinthians | Kamis, 13 Agustus 2026, 21.30 waktu setempat, Stadion Gigante de Arroyito |
| Kedua | Corinthians vs Rosario Central | 20 Agustus, Itaquera |
Pertemuan ini mempertemukan Corinthians yang lolos sebagai juara grup dengan 11 poin dan Rosario Central yang menjadi runner-up grup dengan 13 poin. Catatan fase grup itu menjadi latar menarik, tetapi hasil di Rosario akan lebih menentukan posisi kedua tim menjelang leg kedua.
Rosario Central mendapat keuntungan tampil di stadion berkapasitas sekitar 47.000 penonton. Dukungan kandang dipandang sebagai kekuatan yang dapat membantu tim Argentina mengejar hasil maksimal sebelum menjalani laga tandang.
Corinthians Diminta Siap Menghadapi Tekanan
Carlos Tévez mengingatkan Corinthians tentang sulitnya bermain di Gigante de Arroyito. Mantan penyerang klub Brasil itu kini berprofesi sebagai pelatih dan menilai atmosfer stadion dapat memberi tekanan kuat kepada tim tamu.
“Bermain di Argentina, di lapangan mereka, bakal rumit. Stadion itu adalah kawah candradimuka, seperti La Bombonera karena tekanannya, atau bahkan lebih,” kata Tévez.
Ia menilai pertandingan akan menuntut ketangguhan Corinthians dalam mengelola permainan. Tévez menyebut kegagalan menghadapi tekanan dapat membuat tim tamu berada dalam situasi yang tidak menguntungkan di Rosario.
“Mereka akan menghadapi kesulitan. Di situlah Corinthians harus tampil tangguh, sebab jika tidak, mereka akan mendapat masalah saat bermain sebagai tim tamu di Rosario,” lanjutnya.
Tévez juga menilai Rosario Central memiliki sejumlah pemain dengan kualitas yang dapat menyulitkan lawan. Ia secara khusus menyebut Garro sebagai pemain yang mengenal karakter klub serta kondisi stadion di Rosario.
“Mereka sungguh memiliki pemain-pemain hebat. Saya mengenal Garro dengan baik, saya sudah berbicara dengannya, dan saya pikir dia tampil sangat baik,” ujar Tévez.
Tiga Penyesuaian Tuan Rumah
Jorge Almirón menyiapkan tiga perubahan pada tim utama Rosario Central dibandingkan pertandingan domestik sebelumnya. Jaminton Campaz kembali tampil sejak awal setelah sebelumnya memulai laga dari bangku cadangan.
Perubahan juga dilakukan di kedua sisi pertahanan. Emanuel Coronel kembali pada posisi bek kanan usai menjalani sanksi akumulasi kartu, sedangkan Agustín Sández menggantikan Alexis Soto di sisi kiri.
Susunan tersebut memperlihatkan upaya Rosario Central memasang tim yang lebih siap untuk laga gugur. Keunggulan pada leg pertama akan sangat bernilai karena Corinthians akan menjadi tuan rumah pada pertemuan berikutnya.
Persiapan di Kota Rosario
Corinthians menjalani sesi latihan terakhir di pusat latihan Newell’s Old Boys. Klub tersebut merupakan rival sekota Rosario Central, sehingga persiapan tim tamu berlangsung di kawasan yang sama menjelang pertandingan.
Pemenang duel dua leg akan merebut tiket ke perempat final Copa Libertadores 2026. Karena itu, Rosario Central ingin memaksimalkan Gigante de Arroyito, sementara Corinthians berupaya membawa hasil yang menjaga peluang mereka tetap terbuka di Itaquera.






