Labu Siam dan Tempe Bikin Lodeh Telur Puyuh Lebih Mengenyangkan tanpa Ribet

Labu siam dan tempe membuat sayur lodeh telur puyuh menjadi pilihan praktis ketika menu makan siang keluarga terasa monoton. Dua bahan tersebut menambah isi kuah santan secara ekonomis, sementara telur puyuh memberi tekstur lembut dan tambahan protein.

Sajian ini dapat dibuat untuk lima porsi dengan waktu persiapan sekitar 20 menit dan waktu memasak 25 menit. Tingkat kesulitannya tergolong mudah karena bahan serta bumbu yang digunakan umum tersedia di dapur.

Bahan Utama untuk Satu Panci Lodeh

Siapkan 20 butir telur puyuh rebus, satu labu siam ukuran sedang, 100 gram kacang panjang, dan 200 gram tempe. Petai maupun ebi dapat dipakai sebagai tambahan bila ingin aroma yang lebih tajam.

Kuah memakai satu liter air dan 700 ml santan yang dibuat dari setengah butir kelapa. Bumbu pelengkapnya terdiri atas daun salam, daun jeruk, serai, lengkuas, garam, gula, serta kaldu jamur bubuk.

Untuk bumbu halus, digunakan bawang merah, bawang putih, kemiri sangrai, kunyit bakar, jahe, ketumbar bubuk, cabai merah keriting, dan cabai rawit merah. Kunyit menjadi unsur yang memberi warna kuning pada kuah santan.

Teknik Santan agar Kuah Tidak Pecah

Bumbu halus perlu ditumis bersama daun salam, daun jeruk, serai, dan lengkuas hingga harum. Ebi yang telah diseduh dapat dimasukkan pada tahap tumisan agar aromanya menyatu dengan bumbu.

Air kemudian ditambahkan dan dididihkan dengan api sedang sebelum tempe serta labu siam dimasukkan. Kedua bahan ini dimasak lebih awal karena membutuhkan waktu lebih panjang untuk menjadi empuk.

Santan tidak langsung dimasukkan sekaligus, melainkan dituangkan sedikit demi sedikit sambil diaduk perlahan. Panas kompor perlu dijaga pada api kecil hingga sedang setelah santan masuk ke dalam panci.

Menurut penjelasan yang dikutip Liputan6.com, suhu terlalu tinggi dapat memisahkan protein dan lemak santan. Akibatnya, kuah santan tampak pecah dan tidak lagi terlihat mulus.

Kacang panjang, petai, telur puyuh, garam, gula, serta kaldu jamur sebaiknya dimasukkan menjelang akhir. Cara tersebut menjaga sayuran tidak terlalu lembek dan membuat telur tetap utuh ketika lodeh disajikan.

Telur Puyuh Perlu Dimasak Sempurna

Telur puyuh direbus sekitar 10 menit hingga matang, lalu direndam dalam air dingin sebelum dikupas. Proses perendaman memudahkan pelepasan cangkang sekaligus menjaga permukaan telur tetap rapi.

Telur perlu dimasak sampai benar-benar matang untuk menekan risiko infeksi bakteri Salmonella. Dalam lodeh, telur dimasukkan pada tahap akhir agar tidak terlalu lama berada dalam kuah panas.

Satu butir telur puyuh mengandung sekitar 14 hingga 15 kalori. Kira-kira lima butir telur puyuh disebut setara satu telur ayam dari sisi protein.

Jejak Kuliner Jawa dan Ruang Variasi

Sayur lodeh merupakan masakan yang lekat dengan tradisi Jawa, terutama Jawa Tengah dan Yogyakarta. Kuah santannya dikenal memakai rempah seperti lengkuas, daun salam, serai, dan daun jeruk bersama berbagai bahan nabati.

Berbeda dari sayur asem yang bercita rasa asam dengan kuah bening, lodeh menawarkan rasa lebih gurih dan creamy. Teksturnya juga cenderung lebih ringan bila dibandingkan dengan gulai yang umumnya lebih kental.

Dalam tradisi Jawa, lodeh dapat hadir sebagai sajian selamatan. Sejumlah kepercayaan Kejawen mengaitkannya dengan hidangan tolak bala karena bahan-bahan di dalamnya dianggap memiliki makna simbolis.

Kuah putih dapat dibuat dengan menghilangkan kunyit dari bumbu halus. Santan juga bisa dikurangi atau sebagian diganti santan encer bagi yang menginginkan rasa lebih ringan.

Cabai rawit utuh dapat ditambahkan saat kuah hampir matang untuk menambah pedas. Tempe bisa dipadukan dengan tahu, udang, atau kerecek sesuai bahan yang tersedia.

Sayur lodeh paling baik disajikan hangat bersama nasi pulen dan sambal ketika aroma bumbu masih kuat. Bila ada sisa, simpan dalam wadah tertutup di kulkas selama satu hingga dua hari dan hangatkan kembali dengan api kecil sambil diaduk perlahan.

Baca Juga