Indonesia menutup pertandingan melawan Filipina dengan kemenangan dramatis 27-25 pada set ketiga. Hasil itu melengkapi kemenangan 3-0 dan membawa timnas voli putra Indonesia menghadapi Vietnam di semifinal SEA V Cup 2026.
Skuad Garuda akan bertanding melawan Vietnam pada Sabtu, 18 Juli 2026. Indonesia mencapai empat besar sebagai juara Pool A, sedangkan Vietnam lolos dengan posisi runner-up Pool B.
Set ketiga menjadi bagian paling menegangkan dalam pertandingan Indonesia melawan Filipina di Candon City Arena, Jumat, 17 Juli 2026. Pelatih Reidel Toiran melakukan rotasi pemain untuk menjaga kondisi tim menjelang semifinal.
Rotasi tersebut sempat memberi peluang kepada Filipina untuk menguasai perolehan angka. Namun, Indonesia mampu menjaga ketenangan pada fase krusial dan membalikkan keadaan hingga menang 27-25.
Kemenangan pada set penutup memastikan Indonesia menyelesaikan laga dengan skor 25-20, 25-23, 27-25. Filipina sebelumnya telah memberi tekanan kuat sebagai tuan rumah yang didukung penonton sendiri.
Serangan dan Blok Menjaga Keunggulan
Indonesia mengamankan set pertama 25-20 melalui serangan efektif dan pertahanan rapat. Permainan rapi membuat tekanan dari Filipina tidak berkembang menjadi keunggulan bagi tuan rumah.
Filipina meningkatkan intensitas permainan pada set kedua dengan Joshua Magalaman, Jude Garcia, dan Louie Ramirez sebagai beberapa tumpuan. Indonesia tetap bertahan melalui variasi serangan serta blok yang solid.
Smes Sigit Ardian menjadi salah satu momen penting pada penutupan set kedua. Indonesia menang 25-23 dan sekaligus memastikan status pemuncak Pool A sebelum set ketiga selesai dimainkan.
Kemenangan atas Filipina melanjutkan hasil 3-0 Indonesia atas Kamboja pada laga sebelumnya. Dengan dua kemenangan, Indonesia mengumpulkan enam poin dan tidak kehilangan set sepanjang fase grup.
| Tim Pool A | Main | Poin |
|---|---|---|
| Indonesia | 2 | 6 |
| Kamboja | 2 | 2 |
| Filipina | 2 | 1 |
Vietnam Menjadi Tantangan Berikutnya
Vietnam meraih tiga poin untuk menempati urutan kedua Pool B. Thailand menjadi pemimpin grup dengan enam poin setelah menang atas Myanmar dan Vietnam.
| Tim Pool B | Main | Poin |
|---|---|---|
| Thailand | 2 | 6 |
| Vietnam | 2 | 3 |
| Myanmar | 2 | 0 |
Keunggulan Indonesia di fase grup menjadi modal penting, tetapi posisi klasemen tidak otomatis membuat duel semifinal lebih ringan. Vietnam merupakan salah satu kekuatan utama voli putra Asia Tenggara dalam beberapa tahun terakhir.
Indonesia memasuki turnamen ini dengan kepercayaan diri tinggi setelah mencatat sejarah sebagai juara AVC Men’s Cup 2026. Konsistensi permainan saat menyerang, memblok, dan bertahan akan kembali menentukan hasil melawan Vietnam.
Dio Zulfikri dan rekan-rekannya kini hanya berjarak satu pertandingan dari final SEA V Cup 2026. Laga semifinal akan menentukan peluang Indonesia melanjutkan dominasi dan mempertahankan gelar.






