Kecelakaan di Tengah Etape Merenggut Finlay Tarling, Podium Volta Portugal Dibatalkan

Kecelakaan di Jalan Nasional 306 merenggut nyawa pembalap muda Inggris Finlay Tarling saat etape kedelapan Volta a Portugal berlangsung. Insiden itu membuat penyelenggara menghentikan perlombaan sebelum finis dan membatalkan seremoni podium di Fafe.

Tarling yang berusia 19 tahun mengalami henti jantung setelah bertabrakan dengan kendaraan barang ringan. Pembalap NSN Development Team itu meninggal pada Jumat, 14 Agustus 2026.

Insiden di Belakang Peloton

Tarling berada di bagian belakang peloton ketika kecelakaan terjadi dalam rute Melgaço menuju Fafe. Lokasi insiden berada di Jalan Nasional 306 yang menghubungkan Paredes de Coura dan Ponte de Lima.

Kendaraan barang ringan tersebut datang dari arah berlawanan. Pengemudinya diduga melakukan putar arah karena mengira rombongan pembalap sudah melintasi kawasan tersebut.

Petugas pemadam kebakaran dan ambulans langsung dikerahkan ke lokasi untuk memberi pertolongan. Akan tetapi, upaya penyelamatan terhadap Tarling tidak berhasil.

Jenazahnya dibawa ke Institut Kedokteran Forensik di Viana do Castelo untuk menjalani autopsi. Garda Republik Nasional atau GNR mengamankan lokasi kecelakaan sekaligus memulai penyelidikan resmi.

Mayor Tiago Machado dari GNR mengatakan, “Terjadi benturan antara pembalap dan kendaraan barang ringan.” Pernyataan itu menjelaskan pokok insiden yang menghentikan jalannya etape.

Balapan Berubah Menjadi Penghormatan

Panitia menghentikan peloton di dekat Penha Sanctuary, Guimarães, sekitar 23 kilometer sebelum garis finis Fafe. Perlombaan kemudian dibatalkan hingga kedatangan di kota tujuan etape.

Penyelenggara Volta a Portugal menyampaikan penyesalan mendalam atas kecelakaan dalam edisi ke-87 balapan tersebut. Pembatalan podium dilakukan sebagai bentuk penghormatan dan masa berkabung bagi Tarling.

Lima rekan setim Tarling mengayuh bersama di barisan depan peloton menuju garis finis. Mereka adalah Alvaro García, Zac Marriage, Ben Morin, Emil Nielsen, dan Alex Hewes.

Kayuhan bersama itu menjadi penghormatan terakhir dari rekan-rekan satu timnya di tengah perlombaan yang tak lagi berfokus pada hasil. Peloton menyelesaikan perjalanan menuju Fafe dalam suasana duka.

Dukungan dari Portugal dan Dunia Balap

Perdana Menteri Portugal Luís Montenegro menyebut kabar tersebut sangat mengguncang. Ia menyampaikan belasungkawa dari Pemerintah Portugal untuk keluarga Tarling, timnya, dan seluruh peloton.

Presiden Portugal António José Seguro mengatakan kematian Tarling membuat peloton, turnamen, dan negara tuan rumah berkabung. UCI juga menyatakan sangat sedih atas kematian tragis pembalap Inggris itu.

NSN Development Team menyebut Tarling sebagai anggota yang sangat dicintai. Pembalap itu telah menjadi bagian akademi tim sejak sebelum musim 2025.

“Ia akan sangat dirindukan,” kata NSN Development Team dalam pernyataan resminya. Tim turut menyampaikan simpati kepada Michael dan Dawn, orang tua Tarling, serta saudaranya, Josh.

Prestasi yang Menunjukkan Potensi Besar

Finlay Tarling merupakan adik kandung pembalap profesional Josh Tarling. Sebelum kecelakaan, ia meraih peringkat ketiga nomor time trial individual putra U-23 pada Kejuaraan Nasional Britania Raya musim panas ini.

Beicio Cymru juga mengenang prestasinya bersama tim Wales. Tarling pernah meraih medali emas beregu pada Kejuaraan Dunia Trek Junior 2024.

British Cycling menyebutnya sebagai pembalap berbakat dengan masa depan yang luar biasa. Direktur Performa British Cycling Stephen Park mengenang Tarling sebagai rekan setim setia dan pemuda yang cemerlang.

Organisasi balap sepeda Wales menggambarkannya sebagai atlet, panutan, teman, saudara, dan putra yang luar biasa. Kepergiannya menghentikan perjalanan seorang pembalap muda yang mulai menunjukkan potensinya di level internasional.

Baca Juga