Joao Pedro mencetak dua gol saat Chelsea menundukkan Real Sociedad dengan skor 3-1 di Stamford Bridge. Namun, kemenangan pramusim itu diwarnai cemoohan terhadap Enzo Fernandez dari sebagian pendukung tuan rumah.
Fernandez baru tampil pada menit ke-62, tetapi namanya sudah memicu reaksi dari tribune jauh sebelum pertandingan dimulai. Malam itu memperlihatkan bahwa hasil positif di lapangan belum memulihkan hubungan sang pemain dengan seluruh pendukung Chelsea.
Joao Pedro Menentukan Kemenangan
Chelsea memulai pertandingan dengan gol Morgan Rogers pada menit kesembilan. Real Sociedad menyamakan kedudukan melalui Jon Aramburu pada menit ke-45 sebelum Chelsea kembali menguasai laga setelah jeda.
| Pencetak Gol | Klub | Menit |
|---|---|---|
| Morgan Rogers | Chelsea | 9′ |
| Jon Aramburu | Real Sociedad | 45′ |
| Joao Pedro | Chelsea | 47′, 77′ |
Joao Pedro mengembalikan keunggulan Chelsea pada menit ke-47. Ia menambah gol keduanya pada menit ke-77 untuk memastikan skor akhir 3-1.
Pertandingan tersebut berlangsung di London pada Sabtu (15/8/2026) waktu setempat. Kemenangan itu memberi gambaran positif bagi Xabi Alonso menjelang musim kompetisi yang baru.
Suasana Stadion Tidak Sepenuhnya Hangat
Menurut laporan bola.kompas.com, suara cemoohan terhadap Fernandez terdengar sekitar 45 menit sebelum kick-off. Reaksi itu muncul ketika nama pemain Argentina tersebut dibacakan dalam pengumuman tim.
Penyiar stadion tidak membacakan daftar pemain cadangan menjelang laga dimulai. Akan tetapi, ketika Fernandez masuk ke lapangan, ejekan kembali terdengar dari sebagian area tribune.
Setiap sentuhan bola Fernandez memicu respons yang saling bersahutan. Sejumlah penonton juga dilaporkan bersorak saat ia dilanggar oleh pemain lawan.
Tidak semua pendukung memberi respons yang sama. Kelompok suporter lain tetap menyanyikan nama Fernandez, sementara rekan setimnya memberi dukungan secara terbuka.
Reece James menyerahkan ban kapten kepada Fernandez ketika meninggalkan lapangan. Tindakan itu menunjukkan solidaritas skuad Chelsea di tengah tekanan yang dialami sang gelandang.
Latar Transfer dan Masa Depan Fernandez
Ketidakpuasan sebagian penggemar dikaitkan dengan isu transfer yang melibatkan Fernandez pada musim panas. Ia sebelumnya disebut ingin pindah ke Real Madrid, tetapi ketertarikan dari klub Spanyol itu kemudian mereda.
Javier Pastore selaku agen Fernandez juga sempat membuka komunikasi dengan Manchester City. Chelsea memasang valuasi 120 juta poundsterling, tetapi nilai tersebut tidak dipenuhi hingga tenggat internal klub pada Jumat pukul 17.00 waktu setempat.
Tekanan terhadap Fernandez dapat berlanjut saat kompetisi resmi dimulai. Rekam jejak selebrasi dan ejekannya di media sosial setelah Argentina menyingkirkan Inggris pada semifinal Piala Dunia bulan Juli disebut berpotensi memperbesar respons dari pendukung lawan.
Masa depan Fernandez tetap menjadi perhatian menjelang penutupan bursa transfer pada 1 September. Sorotan itu akan terus mengikuti sang pemain, baik ia bertahan di Chelsea maupun Manchester City kembali menunjukkan minat.






