Jeremy Doku mengingat dirinya sempat diremehkan ketika pertama kali tiba di Inggris dari Perancis. Kini, Manchester City justru mengikat pemain sayap Belgia itu dengan kontrak jangka panjang hingga 2031.
Perubahan posisi Doku di klub menjadi gambaran proses yang telah ditempuhnya sejak direkrut dari Rennes pada 2023. Manchester City memboyongnya dengan nilai transfer 55 juta poundsterling.
“Saya ingat ketika saya tiba di sini dari Perancis, saya agak diremehkan. Tidak ada yang benar-benar mengenal saya,” ujar Doku. Ia mengakui perlu bekerja keras untuk menunjukkan kemampuannya di lingkungan baru.
Kontrak baru tersebut ia pandang sebagai bukti bahwa usahanya mendapat pengakuan. Doku merasa klub menghargai cara bermainnya dan percaya ia masih dapat memberi kontribusi bagi tim.
“Saya harus membuktikan diri dan sekarang dapat menandatangani kontrak baru menunjukkan bahwa mereka mempercayai saya dan mereka menghargai bagaimana saya bermain,” lanjut Doku. Ia juga menyebut kesempatan terus bermain di klub itu sebagai sebuah kehormatan.
Kepercayaan untuk Rencana Jangka Panjang
Ikatan hingga 2031 menempatkan Doku sebagai bagian penting dari proyeksi Manchester City di Stadion Etihad. Klub sedang mempertahankan sejumlah pemain inti untuk menjaga kestabilan komposisi skuad.
Doku menjadi pemain keempat yang menyetujui kontrak baru. Phil Foden, Abdukodir Khusanov, dan Josko Gvardiol sebelumnya telah memperpanjang kerja sama mereka dengan Manchester City.
Rangkaian perpanjangan itu terjadi dalam era baru di bawah arahan Enzo Maresca. Klub mempertahankan pemain yang dinilai mampu menopang kebutuhan tim dalam pendekatan pelatih asal Italia tersebut.
Hugo Viana, Direktur Olahraga Manchester City, menilai perkembangan Doku sejak bergabung sangat terlihat. Ia menyebut pemain Belgia itu sebagai talenta luar biasa dengan dinamika yang penting bagi permainan tim.
Penilaian Positif dari Klub
Menurut Viana, karakteristik Doku sesuai dengan kebutuhan Manchester City dari seorang pemain sayap. Kontribusinya dipandang tidak hanya melalui kualitas teknis, tetapi juga pengaruhnya di lingkungan klub.
“Jeremy juga merupakan pribadi yang fantastis. Dia adalah seseorang yang dicintai di seluruh klub,” kata Viana. Ia menambahkan bahwa Doku memiliki sikap baik dan dorongan kuat untuk berkembang setiap hari.
Dengan kontrak baru ini, Manchester City berharap Doku terus meningkatkan kemampuannya dalam beberapa bulan dan tahun mendatang. Harapan itu berjalan seiring dengan peran yang ingin ia ambil dalam sistem Maresca.
Menanti Peran dalam Sistem Maresca
Doku menyambut kesempatan bekerja bersama Maresca karena menyukai pendekatan ofensif pelatih tersebut. Ia melihat sistem itu memberi ruang bagi pemain sayap untuk tampil agresif saat menyerang.
Ia telah mengamati gaya permainan Maresca sejak sang pelatih masih berada di klub sebelumnya. Doku kemudian melihat penerapannya dalam pertandingan persahabatan Manchester City di Korea.
“Saya sangat senang bisa bekerja sama dengan Enzo. Saya telah menonton pertandingan persahabatan di Korea dan gaya bermainnya sangat menarik,” kata Doku.
Doku menilai pendekatan tersebut cocok dengan sifat permainannya. “Tetapi bahkan ketika dia masih di klub sebelumnya, saya sudah melihat gaya bermain ini, dan itu sangat cocok dengan saya karena pemain sayapnya sangat agresif,” tuturnya.
Tuntutan Maresca dalam menyerang menjadi aspek yang paling menarik bagi Doku. “Dia menuntut banyak dari kami dalam hal serangan dan itulah yang saya sukai,” ujarnya.
Kesesuaian itu memberi dasar baru bagi Doku untuk melanjutkan perjalanan di Manchester City hingga 2031. Bagi klub, perpanjangan kontrak tersebut sekaligus menjaga salah satu pemain sayapnya tetap berada dalam proyek jangka panjang.






