Jalur cadangan dan genset menjadi penopang konektivitas ketika gempa mengganggu infrastruktur telekomunikasi di Nusa Tenggara Timur. TelkomGroup mengerahkan 300 tim teknis untuk memperbaiki jaringan sambil menjaga layanan tetap tersedia di wilayah terdampak.
Upaya tersebut menghasilkan pemulihan sekitar 400 BTS dalam waktu kurang dari 24 jam. Layanan IndiHome juga berangsur kembali dengan 16.788 pelanggan, atau 98,3% dari total pelanggan terdampak, sudah terlayani.
Backbone Tetap Berfungsi
Backbone TelkomGroup tetap beroperasi berkat penggunaan jalur cadangan saat perbaikan dilakukan. Dukungan itu penting karena sejumlah kabel fiber optik di darat dan laut dilaporkan putus akibat dampak gempa.
Kerusakan kabel tersebut menyebabkan kapasitas layanan pada beberapa titik menurun. TelkomGroup kemudian mengoptimalkan rute jaringan alternatif untuk mempertahankan akses komunikasi masyarakat.
Genset bergerak dan genset tetap juga digunakan sebagai sumber daya mandiri. Perangkat tersebut menopang operasional jaringan di area yang pasokan listriknya belum sepenuhnya normal.
Perbaikan Berjalan di Lokasi Prioritas
Tim teknis melakukan asesmen kondisi lapangan, memperbaiki jaringan, serta menangani infrastruktur pendukung. Penanganan dilaksanakan bertahap dengan mempertimbangkan keselamatan pekerja dan masyarakat sekitar.
Site yang masih ditangani berada di Nagekeo, Manggarai Timur, Manggarai, Manggarai Barat, Alor, Ende, dan Ngada. Kondisi lapangan, kesiapan infrastruktur, serta pemulihan listrik memengaruhi kecepatan normalisasi pada setiap wilayah.
| Komponen | Kondisi | Rincian |
|---|---|---|
| BTS Telkomsel | 85% beroperasi | 595 dari total 735 site |
| BTS terdampak | Sekitar 400 pulih | Kurang dari 24 jam |
| Pelanggan IndiHome | 98,3% terlayani | 16.788 dari 17.062 pelanggan |
TelkomGroup mencatat 85% dari 735 site BTS Telkomsel telah kembali beroperasi. Saat gangguan awal terjadi, sekitar 50% BTS Telkomsel mengalami dampak terhadap layanan.
Jumlah site yang sudah beroperasi setara dengan sekitar 595 lokasi dari total 735 site. Site lainnya masih berada dalam proses pemulihan sesuai prioritas kebutuhan dan kondisi teknis di lapangan.
Koordinasi untuk Pemulihan Konektivitas
TelkomGroup berkoordinasi dengan Danantara Indonesia, BP BUMN, Kementerian Komunikasi dan Digital RI, BNPB dan BPBD, TNI/Polri, pemerintah daerah, mitra, serta relawan. Kerja sama ini dilakukan untuk mendukung proses pemulihan jaringan dan penanganan di daerah terdampak Gempa NTT.
Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menyebut konektivitas sangat dibutuhkan saat bencana terjadi. “Kami memahami bahwa di tengah situasi bencana seperti ini, konektivitas menjadi kebutuhan yang semakin vital bagi masyarakat, baik untuk berkomunikasi dengan keluarga maupun untuk memperoleh informasi dan dukungan yang dibutuhkan,” ujar Dian.
Akses Paket Darurat
Telkomsel menyediakan Paket Darurat seharga Rp1 bagi pelanggan di wilayah terdampak. Paket tersebut memuat 3GB data, 100 SMS, serta 300 menit telepon dengan masa berlaku tujuh hari.
Pelanggan dapat mengaktifkannya melalui kode *888*20#. Informasi mengenai kondisi Layanan IndiHome dan penanganan bencana dapat diperoleh melalui Hotline Tanggap Bencana TelkomGroup di 0800-111-9000 yang tersedia 24 jam dan bebas pulsa.






