Prioritas India Bergeser ke Brasil, Indonesia Menanti Perubahan Grup A ASEAN Cup

Indonesia, Malaysia, dan Singapura kini harus menghadapi perubahan komposisi Grup A Premier Division setelah India mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026. Pengunduran diri itu terjadi karena India memilih memprioritaskan pertandingan persahabatan melawan Brasil.

India semula menjadi salah satu penghuni Grup A bersama tiga negara Asia Tenggara tersebut. Keputusan AIFF membuat turnamen kehilangan satu peserta dari susunan awal grup.

Meski melewatkan kompetisi itu, AIFF tidak menilai FIFA ASEAN Cup sebagai agenda yang tidak penting. Federasi tetap mengakui turnamen tersebut menarik perhatian besar, tetapi memilih program yang dinilai lebih sesuai dengan kebutuhan tim nasional.

Brasil Dipilih sebagai Agenda Utama

India dijadwalkan menghadapi Brasil di Kolkata pada 4 Oktober. Pertandingan itu masuk dalam jendela FIFA Matchday yang berlangsung dari 21 September hingga 6 Oktober.

AIFF melihat duel tersebut sebagai kesempatan langka bagi para pemain India. Presiden AIFF Kalyan Chaubey menyebut laga melawan Brasil dapat membawa perhatian lebih besar terhadap sepak bola di berbagai wilayah negara itu.

“Menghadapi Brasil mungkin adalah kesempatan satu kali seumur hidup bagi para pemain India. Ini adalah sesuatu yang bisa mempromosikan olahraga sepak bola ke penjuru negeri,” tutur Kalyan.

Komitmen dengan Federasi Sepak Bola Brasil menjadi alasan langsung India tidak ambil bagian dalam FIFA ASEAN Cup 2026. “Kami tidak bisa berpartisipasi di FIFA ASEAN Cup karena punya komitmen dengan Federasi Sepakbola Brasil,” kata Kalyan.

AspekFIFA ASEAN Cup 2026Agenda Brasil
Status IndiaMundurMenjadi prioritas
PeriodeFIFA Matchday4 Oktober di Kolkata
Fokus AIFFTidak mengirim skuadPersiapan tim nasional

Pertimbangan Jadwal dan Lawan

AIFF sebelumnya sempat mempertimbangkan untuk mengirim skuad lapis kedua ke turnamen tersebut. Namun, federasi akhirnya memutuskan seluruh fokus diarahkan kepada persiapan menghadapi Brasil.

Pengaturan agenda internasional menjadi faktor penting dalam keputusan itu. Kalyan menyatakan setiap tim hanya dapat memainkan maksimal empat pertandingan dalam satu jendela FIFA Matchday.

AIFF telah menyampaikan keputusan mundur tersebut kepada FIFA. Menurut Kalyan, FIFA memahami alasan yang diajukan federasi India.

Selain laga melawan Brasil, AIFF ingin menggelar dua uji coba tambahan dalam periode yang sama. Federasi membidik tim dengan peringkat FIFA di atas India untuk mengoptimalkan agenda pertandingan internasional.

Pertemuan berulang dengan Singapura juga ikut dipertimbangkan oleh AIFF. India telah menghadapi Singapura tiga kali sejak 2022 dan ingin mencari lawan yang berbeda.

Dengan pilihan tersebut, AIFF menaruh harapan besar pada laga di Kolkata serta pencarian dua calon lawan uji coba lainnya. Sementara itu, perubahan susunan Grup A menjadi dampak langsung yang harus dihadapi peserta tersisa, termasuk Indonesia.

Baca Juga