Xiaomi menempatkan peningkatan kinerja sebagai salah satu daya tarik utama HyperOS 4. Perusahaan menyebut waktu pemuatan aplikasi dapat membaik hingga 18 persen setelah perangkat digunakan selama sembilan jam dibandingkan HyperOS 3.
Peningkatan itu ditopang kecerdasan buatan yang memprediksi sumber daya berikutnya yang kemungkinan dibutuhkan pengguna. Sistem kemudian memuat sumber daya tersebut lebih awal ke RAM agar aplikasi dapat dibuka dengan lebih cepat.
Janji ini menjadi penting karena penurunan respons aplikasi sering terasa setelah ponsel dipakai dalam waktu lama. Xiaomi mencoba menjawab kondisi itu melalui pengelolaan sumber daya yang lebih proaktif di HyperOS 4.
Beta Awal Menyasar Ponsel dan Tablet Unggulan
Program beta HyperOS 4 terlebih dahulu dijalankan di China untuk sejumlah ponsel dan tablet unggulan. Xiaomi belum mengumumkan jadwal peluncuran global bagi sistem operasi tersebut.
| Gelombang | Jadwal | Perangkat yang Disebutkan |
|---|---|---|
| Pertama | Mulai sekarang | Xiaomi 17 Ultra, Xiaomi 17 Pro Max, Xiaomi 17 Pro, Xiaomi 17, Redmi K90 Pro Max, Redmi K90, Xiaomi Pad 8 Pro, Xiaomi Pad 8 |
| Kedua | 27 Agustus | Xiaomi 17 Max, Xiaomi 17T Pro, Xiaomi 17T, Xiaomi 15 Ultra, Xiaomi 15S Pro, Xiaomi 15 Pro, Xiaomi 15, Redmi K90 Max, Redmi K90 Ultra, Redmi K Pad 2 |
| Ketiga | 17 September | Redmi K100 Pro Max, Redmi K100 Pro, Redmi K80 Pro, Redmi K80, Xiaomi Mix Flip 2, Xiaomi Pad 7 Ultra, Xiaomi Pad 7S Pro 12.5 |
Gelombang pertama juga mencakup Xiaomi 17 Ultra Leica Edition serta Redmi K90 Pro Max Champion Edition. Pada gelombang kedua, Xiaomi 15 Ultra Satellite Edition turut masuk ke daftar penerima beta.
Daftar tahap ketiga menambahkan Redmi K80 Pro Extreme Edition di luar model Redmi K80 yang telah disebutkan. Kehadiran Xiaomi Mix Flip 2 dan tablet premium menunjukkan pengujian ini tidak hanya diarahkan bagi ponsel dengan layar konvensional.
Antarmuka Kaca dan Pengaturan yang Lebih Leluasa
Di luar peningkatan kinerja, HyperOS 4 membawa perubahan visual besar melalui antarmuka bergaya kaca. Elemen yang mendukung efek tersebut akan menampilkan pembiasan cahaya yang lebih realistis.
Pendekatan tampilannya mengingatkan pada Liquid Glass milik Apple untuk iPhone. Namun, Xiaomi menempatkan desain kaca ini sebagai bagian dari pembaruan antarmuka yang juga memberi ruang pengaturan lebih luas.
Pengguna dapat memindahkan elemen jam dan notifikasi sesuai kebutuhan tampilan. Folder juga dapat diubah ukurannya, sedangkan widget bisa dikelompokkan untuk menyusun layar utama dengan lebih rapi.
Xiaomi turut menyiapkan perpindahan yang lebih mulus saat aplikasi berganti dari orientasi potret ke lanskap. Jendela mengambang disebut dapat berputar mengikuti orientasi aplikasi yang sedang dibuka.
Asisten AI Menjangkau Catatan hingga Rumah Pintar
Pembaruan ini membawa Super AI Assistant 2.0 yang menggunakan model bahasa besar MiMo buatan Xiaomi. Asisten tersebut dirancang untuk mentranskripsikan suara, mengatur catatan, mencari foto, dan membantu menyusun rencana perjalanan.
Kemampuan asisten juga mencakup pengendalian produk rumah pintar dan mobil pintar yang kompatibel. Xiaomi menambahkan Inspiration Ball untuk menyajikan informasi kontekstual melalui antarmuka serta asisten AI.
Menurut Gadgets360, penamaan HyperOS tidak selalu terhubung langsung dengan nomor versi Android. Xiaomi sebelumnya mulai menggulirkan perangkat lunak berbasis Android 17 sebagai HyperOS 3, sementara Android 16 juga diperkenalkan pada perangkat dengan versi sistem operasi yang sama.
Bagi pengguna di luar China, ketersediaan pembaruan ini masih bergantung pada pengumuman lanjutan Xiaomi. Sampai jadwal global tersedia, kemampuan pemuatan aplikasi, tampilan kaca, dan Super AI Assistant 2.0 akan diuji lebih dahulu pada perangkat beta yang terdaftar.






