HyperOS 4 Bawa AI yang Menyiapkan Aplikasi Lebih Cepat dan Tampilan Kaca

Xiaomi menempatkan kecerdasan buatan sebagai salah satu penopang utama HyperOS 4, terutama untuk mempercepat respons perangkat saat pengguna berpindah aplikasi. Sistem dapat memperkirakan sumber daya yang kemungkinan dibutuhkan berikutnya lalu memuatnya lebih awal ke RAM.

Pendekatan tersebut ditujukan untuk menjaga aplikasi tetap responsif setelah perangkat digunakan dalam waktu panjang. Xiaomi menyebut waktu pembukaan 30 aplikasi secara berurutan dapat berkurang 17,5 persen dibandingkan HyperOS 3.

Perusahaan juga melaporkan penurunan frame saat pemakaian berkepanjangan hingga 28,9 persen. Lingkungan runtime aplikasi dirancang ulang agar aplikasi bawaan memakai sumber daya secara lebih efisien, sementara konsumsi memori sistem disebut lebih rendah.

Performa galeri dan video menjadi perhatian

Peningkatan kinerja turut menyasar aplikasi Gallery, khususnya ketika pengguna menggulir kumpulan thumbnail foto. Xiaomi menyatakan proses tersebut dapat berlangsung hingga 90 persen lebih cepat.

Pemrosesan foto HDR juga dipangkas menjadi 240 milidetik dari 310 milidetik pada HyperOS 3. Pemutaran video dikatakan telah diperbaiki untuk mengurangi penurunan frame, sedangkan daya tahan baterai dijanjikan meningkat tanpa rincian pengukuran lebih lanjut.

AI membantu rekaman dan pekerjaan harian

Di aplikasi Recorder, AI dapat merangkum rekaman suara, mengambil poin penting, serta melewati bagian yang hening. Fitur ini ditujukan untuk mempersingkat peninjauan rekaman yang panjang.

Super XiaoAI Input Method membawa pengubahan suara menjadi teks yang lebih terstruktur dan terjemahan suara secara waktu nyata. AI Voice Notes juga dapat memahami konteks gambar yang dimasukkan ke catatan lalu menyusun poin penting dan daftar tugas.

Xiaomi memakai model AI buatannya, MiMo, untuk menjalankan Super AI Assistant 2.0. Asisten ini dapat membantu transkripsi, pengaturan catatan, pencarian foto, penyusunan rencana perjalanan, serta pengendalian perangkat rumah pintar dan mobil pintar.

Perintah rumit mendapat indikator khusus

Untuk permintaan yang lebih kompleks, Super AI Assistant 2.0 menggunakan Super Island di area sekitar kamera depan sebagai penanda bahwa perintah sedang diproses. Xiaomi juga menyiapkan Inspiration Ball, yaitu pointer yang dapat diarahkan ke objek di layar untuk memberi konteks kepada AI.

Pointer tersebut dapat diarahkan ke alamat agar AI membuka navigasi menuju lokasi terkait. Pengguna juga bisa menunjuk gambar produk dan meminta AI mencarinya secara daring.

Antarmuka baru dengan efek transparan

Selain optimasi kinerja, HyperOS 4 menghadirkan Soft Light Glass yang memberi efek transparan dan pencahayaan pada sejumlah bagian sistem. Elemen yang menerima perubahan meliputi Quick Settings, tombol menu, folder, widget, dan komponen antarmuka lainnya.

Gaya visual ini mengingatkan pada iOS 26, meski Xiaomi menggunakan tata letak elemen yang berbeda. Layar kunci kini menyediakan opsi pengaturan ukuran jam besar, sedangkan notifikasi mendukung tampilan bertumpuk dalam satu area.

Integrated Device Centre juga memperoleh susunan baru untuk mempermudah perpindahan antarperangkat. Aplikasi Phone mendapat tab bawah mengambang dan Gallery menerima efek blur yang ditingkatkan.

Beta publik masih terbatas di China

Menurut informasi yang dihimpun Kompas Tekno, HyperOS 4 tersedia sebagai beta publik untuk pengguna di China mulai 14 Agustus 2026. Penggulingan pembaruan dilakukan bertahap dalam tiga batch.

BatchJadwalPerangkat
114 Agustus 2026Seri Xiaomi 17, Redmi K90, Xiaomi Pad 8
227 Agustus 2026Xiaomi 17 Max, seri Xiaomi 15, Redmi K90 Max, Redmi K Pad 2
317 September 2026Seri Redmi K100 dan K80, Xiaomi MIX Flip 2, Xiaomi Pad 7

Batch pertama mencakup Xiaomi 17 Ultra, Xiaomi 17 Ultra Leica Edition, Xiaomi 17 Pro Max, Xiaomi 17 Pro, Xiaomi 17, Redmi K90 Pro Max, Redmi K90 Pro Max Champion Edition, Redmi K90, Xiaomi Pad 8 Pro, dan Xiaomi Pad 8. Xiaomi belum mengumumkan jadwal peluncuran HyperOS 4 untuk perangkat di pasar global.

Baca Juga