Galaxy Z Fold8 Ultra Tembus Rp44,499 Juta, Samsung Soroti Chipset dan Rupiah

Harga tertinggi Galaxy Z Fold8 Ultra mencapai Rp44,499 juta untuk varian 16GB/1TB. Angka tersebut menempatkan perangkat lipat anyar Samsung di atas harga Galaxy Z Fold7 generasi sebelumnya dengan kapasitas penyimpanan sama, yang dibanderol Rp34,999 juta.

Kenaikan paling besar dalam jajaran ini terlihat pada perbandingan varian 16GB/1TB lini Fold, yakni mencapai Rp9,5 juta antara Fold8 Ultra dan Fold7. Samsung menyebut penyesuaian harga tidak terlepas dari kelangkaan chipset serta nilai tukar rupiah yang melemah.

Daftar Harga Jajaran Ponsel Lipat Baru

Samsung menawarkan Galaxy Z Fold8 dalam tiga pilihan memori, begitu pula Galaxy Z Fold8 Ultra. Sementara itu, Galaxy Z Flip8 dipasarkan dalam dua konfigurasi penyimpanan.

ModelVarianHarga
Galaxy Z Fold812GB/256GBRp28,499 juta
Galaxy Z Fold812GB/512GBRp32,499 juta
Galaxy Z Fold816GB/1TBRp40,499 juta
Galaxy Z Fold8 Ultra12GB/256GBRp32,499 juta
Galaxy Z Fold8 Ultra12GB/512GBRp36,499 juta
Galaxy Z Fold8 Ultra16GB/1TBRp44,499 juta
Galaxy Z Flip812GB/256GBRp19,999 juta
Galaxy Z Flip812GB/512GBRp23,999 juta

Harga Galaxy Z Fold8 dasar 12GB/256GB tetap sama dengan Galaxy Z Fold7 pada kapasitas serupa, yakni Rp28,499 juta. Namun, kenaikan muncul pada varian Fold8 12GB/512GB dan 16GB/1TB, serta seluruh pilihan Fold8 Ultra yang diperkenalkan sebagai penerus lini Fold7.

Pada lini Flip, harga Galaxy Z Flip8 12GB/256GB tercatat Rp2 juta lebih tinggi daripada Galaxy Z Flip7 12GB/256GB. Varian 12GB/512GB juga naik dari Rp19,999 juta menjadi Rp23,999 juta.

Perbandingan dengan Generasi Sebelumnya

Model SebelumnyaVarianHarga
Galaxy Z Fold712GB/256GBRp28,499 juta
Galaxy Z Fold712GB/512GBRp31,499 juta
Galaxy Z Fold716GB/1TBRp34,999 juta
Galaxy Z Flip712GB/256GBRp17,999 juta
Galaxy Z Flip712GB/512GBRp19,999 juta

MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia Ilham Indrawan mengatakan kenaikan harga perangkat Samsung berada di kisaran 17 hingga 20 persen dibandingkan generasi sebelumnya. Menurut dia, ada produk lain di pasar yang mengalami kenaikan harga lebih dari 30 persen.

“Jadi kenaikan harga yang bahkan kita dapatkan tahun ini itu memang sebenarnya tidak bisa kita hindari dengan kelangkaan chipset, kemudian juga nilai tukar rupiah yang melemah, tapi kita tetap berikan program yang baik,” ujar Ilham dalam sesi hands-on di Jakarta, Kamis (23/7). Ia menilai persentase penyesuaian harga Samsung tidak lebih tinggi daripada sejumlah produk lain.

Program Upgrade dan Trade-in

Samsung tetap optimistis konsumen Indonesia akan menyerap perangkat baru tersebut. Ilham menyebut penerimaan Galaxy Z Fold8 sangat baik, terutama pada tahap reservasi dan pre-order.

Perusahaan menyiapkan program agar konsumen tetap memandang perangkat baru itu terjangkau. Program upgrade dan trade-in juga disiapkan untuk menjaga nilai transaksi bagi pengguna yang ingin berpindah ke model terbaru.

“Jadi kita membuat supaya konsumen tetap merasa affordable, merasa device-nya terjangkau, merasa yang mau upgrade itu, trade-in itu tetap worth it untuk dilakukan, sehingga dia bisa dapet device terbaru,” tuturnya. Samsung memperkenalkan jajaran ponsel lipat ini pada acara Galaxy Unpacked di London, Inggris, Rabu (22/7), dengan tema A New Shape Unfolds.

Selain harga, perubahan bentuk menjadi sorotan pada lini Fold terbaru. Galaxy Z Fold8 hadir dengan desain yang lebih lebar, sedangkan penerus Galaxy Z Fold7 kini menggunakan nama Galaxy Z Fold8 Ultra.

Baca Juga