Ground clearance 200 mm menjadi salah satu kartu utama Jaecoo J5 EV saat pasar SUV listrik Indonesia makin padat. Dimensi jarak terendah ke tanah itu ditujukan untuk memberi keleluasaan ketika kendaraan menghadapi jalan bergelombang atau genangan.
Jaecoo juga mencantumkan kemampuan melintasi genangan hingga kedalaman 450 mm dalam materi produknya. Pendekatan ini membedakan J5 EV dari persaingan yang sering kali berpusat pada harga, jarak tempuh, dan kelengkapan teknologi.
Taruhan pada Kebutuhan Pengguna SUV
Jaecoo memosisikan kendaraan ini sebagai “The Real SUV EV”. Penekanan tersebut bertumpu pada proporsi bodi dan kemampuan menghadapi kondisi jalan yang tidak selalu ideal.
Kebutuhan pengguna SUV di Indonesia tidak hanya terbatas pada rute perkotaan yang mulus. Fleksibilitas untuk melalui jalan kurang rata dan genangan menjadi pertimbangan yang relevan bagi sebagian calon pembeli.
J5 EV hadir dengan motor listrik bertenaga 155 kW atau sekitar 210 PS serta torsi maksimum 288 Nm. Jaecoo menyebut akselerasi dari 0 hingga 100 kilometer per jam dapat dicapai dalam 7,3 detik.
Torsi motor listrik tersedia secara instan saat pedal akselerator diinjak. Karakter ini dapat membantu pengemudi saat memerlukan respons tenaga lebih cepat dalam penggunaan sehari-hari.
| Komponen | Data J5 EV | Keterangan |
|---|---|---|
| Motor listrik | 155 kW / sekitar 210 PS | Torsi maksimum 288 Nm |
| Baterai | 60,9 kWh | Hingga 461 km NEDC |
| Ground clearance | 200 mm | Genangan hingga 450 mm |
| Pengisian DC | Hingga 130 kW | 30-80 persen sekitar 28 menit |
Bekal Baterai dan Kabin
Baterai 60,9 kWh pada J5 EV diklaim dapat memberikan jarak tempuh hingga 461 kilometer berdasarkan metode NEDC. Kendaraan ini mendukung pengisian cepat DC hingga 130 kW untuk membantu kebutuhan pengisian saat perjalanan.
Dalam kondisi yang sesuai, pengisian dari 30 persen ke 80 persen disebut memerlukan sekitar 28 menit. Waktu tersebut memungkinkan pengemudi mengisi daya ketika beristirahat, meski perjalanan jarak jauh tetap membutuhkan perencanaan.
Ruang penyimpanan mencakup kapasitas bagasi hingga 1.180 liter dan frunk 35 liter. Fasilitas ini dirancang untuk mendukung kebutuhan membawa barang dalam aktivitas keluarga dan perjalanan akhir pekan.
J5 EV juga dilengkapi 17 fitur ADAS, enam airbag, serta kamera dengan pandangan hingga 540 derajat. Kamera tersebut dapat membantu visibilitas ketika parkir dan bermanuver pada area perkotaan yang sempit.
Pada varian Premium, tersedia panoramic roof seluas 1,45 meter persegi dan layar tengah 13,2 inci. Jaecoo turut membuka peluang personalisasi melalui kolaborasi dengan 347 Homebreaks yang menggabungkan unsur otomotif, fesyen, dan gaya hidup.
Harga di Pasar yang Bertumbuh
Jaecoo J5 EV Standard dipasarkan seharga Rp279,9 juta, sedangkan varian Premium dibanderol Rp319,9 juta. Kedua harga itu tercantum di laman resmi Jaecoo Indonesia dan dapat berubah sesuai kebijakan perusahaan.
| Varian | Harga | Perlengkapan pembeda |
|---|---|---|
| J5 EV Standard | Rp279,9 juta | – |
| J5 EV Premium | Rp319,9 juta | Panoramic roof dan layar tengah 13,2 inci |
Model ini diperkenalkan pada GIIAS 2026 di ICE BSD City, Tangerang, yang berlangsung dari 30 Juli sampai 9 Agustus 2026. Kehadirannya datang saat pilihan kendaraan listrik di rentang Rp200 juta hingga Rp300 jutaan terus bertambah.
Menurut data Gaikindo yang dikutip Kompas.com, penjualan mobil listrik nasional pada semester pertama 2026 tumbuh 80,8 persen menjadi 69.739 unit. Pada periode yang sama tahun sebelumnya, penjualannya tercatat 38.576 unit.
Pangsa pasar mobil listrik kini mencapai sekitar 16 persen dari total penjualan mobil nasional. Kondisi ini membuat calon pembeli dapat menilai lebih banyak faktor, termasuk keselamatan, jaringan purnajual, garansi baterai, dan nilai kendaraan setelah pemakaian.
Head of Marketing Jaecoo Indonesia Mohamad Ilham Pratama mengatakan penjualan J5 EV telah melampaui 20.000 unit. Tantangan berikutnya bagi model ini adalah membuktikan kombinasi karakter SUV, teknologi, dan biaya penggunaan dapat memenuhi kebutuhan pengguna Indonesia.






