Google memangkas tarif Gemini 3.7 Flash hingga 50 persen dibandingkan Gemini 3.6 Flash. Penurunan harga ini menempatkan model baru tersebut sebagai pilihan yang lebih murah untuk pekerjaan pemrograman dan agen AI.
Biaya input Gemini 3.7 Flash ditetapkan sebesar 0,75 dollar AS per satu juta token, sedangkan outputnya 3,75 dollar AS per satu juta token. Tarif itu separuh dari Gemini 3.6 Flash yang sebelumnya dibanderol 1,5 dollar AS untuk input dan 7,5 dollar AS untuk output.
Perbandingan harga dan hasil pengujian
Google juga menyampaikan peningkatan hasil Gemini 3.7 Flash pada sejumlah tolok ukur untuk pemrograman, pengembangan web, serta otomasi. Perbandingan berikut menunjukkan selisih kemampuan model baru dengan pendahulunya.
| Aspek | Gemini 3.7 Flash | Gemini 3.6 Flash |
|---|---|---|
| Harga input per 1 juta token | 0,75 dollar AS | 1,5 dollar AS |
| Harga output per 1 juta token | 3,75 dollar AS | 7,5 dollar AS |
| FrontierCode 1.1 Main | 43,6 persen | 34,4 persen |
| DeepSWE v1.1 | 65,3 persen | 49 persen |
| WebDev Arena | Elo 1.588 | Elo 1.538 |
| AutomationBench | 30,4 persen | 17 persen |
Pada FrontierCode 1.1 Main, Gemini 3.7 Flash mencetak 43,6 persen, lebih tinggi dari 34,4 persen pada versi sebelumnya. Skor DeepSWE v1.1 juga meningkat menjadi 65,3 persen dari sebelumnya 49 persen.
Model tersebut memperoleh Elo 1.588 pada WebDev Arena, sedangkan Gemini 3.6 Flash mencatat Elo 1.538. Untuk AutomationBench, skornya naik dari 17 persen menjadi 30,4 persen.
Google menyebut Gemini 3.7 Flash sebagai model andalan untuk membedah kode kompleks, menemukan bug, dan mengatur alur kerja aplikasi. Fokus ini mengarah pada kebutuhan pengembang yang memakai AI untuk menyelesaikan tugas teknis secara bertahap.
Bukan model yang dilatih dari nol
Gemini 3.7 Flash bukan model yang dibangun sepenuhnya dari nol. Google menjelaskan model ini merupakan penyempurnaan algoritma Gemini 3.6 Flash berdasarkan masukan dari pengembang serta inovasi yang akan diterapkan pada model berikutnya.
Untuk pemrosesan dokumen pada bidang keuangan, hukum, dan biosains, model baru ini meraih 34 persen pada GDP.pdf. Capaian itu lebih tinggi dibandingkan skor 22 persen yang diperoleh Gemini 3.6 Flash.
Google mengumumkan Gemini 3.7 Flash pada Kamis, 13 Agustus 2026, hanya tiga minggu setelah memperkenalkan Gemini 3.6 Flash. Waktu peluncuran yang singkat memperlihatkan ketatnya persaingan model AI bagi kebutuhan pemrograman dan agen otonom.
Akses dan perlindungan penggunaan
Gemini 3.7 Flash menerima masukan berupa teks, gambar, audio, dan video. Model ini menawarkan context window hingga satu juta token dengan keluaran maksimum 64.000 token.
Pengembang dapat mengaksesnya melalui Google AI Studio, Android Studio, Gemini Enterprise Agent Platform, dan Google Antigravity. Google juga menerapkannya pada Gemini Spark untuk pelanggan Google AI Pro dan Ultra di lebih dari 160 negara.
Di tengah perluasan penggunaan agen AI, Google memperbarui safeguard pada Gemini 3.7 Flash. Perlindungan itu mencakup risiko penyalahgunaan terkait kimia, biologi, radiologi, nuklir, dan serangan siber.
Peluncuran ini berlangsung ketika kejelasan jadwal Gemini 3.5 Pro masih terbatas. Google pada Juli menyatakan model tersebut masih diuji dan akan dirilis lebih luas apabila telah siap.
Tekno Kompas melaporkan Gemini 3.5 Pro disebut belum memenuhi sejumlah target internal, terutama dalam kemampuan coding. Google juga disebut telah mulai melatih Gemini 4 sebagai proyek AI paling ambisius perusahaan sejauh ini.
Perubahan turut terjadi di Google DeepMind, dengan Demis Hassabis menjadi Chairman dan Chief Scientist Alphabet. Koray Kavukcuoglu mengambil alih kendali DeepMind dan melapor langsung kepada CEO Google, Sundar Pichai.






