Guncangan M 3,2 Terekam di Tenggara Lembata, BMKG Tegaskan Data Awal Masih Bisa Berubah

BMKG menegaskan data awal gempa dapat berubah seiring kelengkapan informasi yang diterima dalam proses pengolahan. Peringatan itu menyertai catatan gempa bermagnitudo 3,2 yang mengguncang kawasan tenggara Lembata, Nusa Tenggara Timur.

Gempa tersebut tercatat pada Minggu, 26 Juli 2026, pukul 03.14.34 WIB. Dalam pembaruan awalnya, BMKG mencantumkan kedalaman gempa mencapai 64 kilometer.

Alasan Rincian Gempa Dapat Berubah

Informasi gempa pada tahap awal disampaikan dengan mengutamakan kecepatan penyebaran data. Karena itu, hasil pengolahan belum selalu stabil ketika rincian pertama dipublikasikan.

“Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” tulis BMKG. Pernyataan tersebut menandai kemungkinan adanya penyesuaian pada pembaruan berikutnya.

Data yang dipublikasikan saat ini berfokus pada unsur teknis kejadian. Parameter itu meliputi magnitudo, waktu, koordinat, lokasi relatif pusat gempa, serta kedalaman.

Rincian Gempa yang Sudah Dicatat

ParameterInformasi
Magnitudo3,2
Waktu26 Juli 2026, 03.14.34 WIB
Koordinat8,96 LS dan 124,00 BT
Lokasi pusat gempa78 km tenggara Lembata, NTT
Kedalaman64 km

Koordinat 8,96 Lintang Selatan dan 124,00 Bujur Timur dicatat sebagai lokasi kejadian dalam pembaruan awal. BMKG juga menjelaskan pusat Gempa Lembata berada sekitar 78 kilometer ke arah tenggara dari wilayah tersebut.

Magnitudo yang tercantum dalam data adalah 3,2. Kedalaman 64 kilometer menjadi rincian lain yang disampaikan bersamaan dengan informasi lokasi dan waktu gempa.

Informasi Diumumkan pada Minggu Dini Hari

Waktu 03.14.34 WIB menunjukkan kejadian berlangsung pada Minggu dini hari. BMKG menyampaikan rincian itu melalui unggahan akun X dengan label “#Gempa”.

Tribratanews.polri.go.id juga memuat laporan mengenai guncangan di tenggara Lembata berdasarkan informasi BMKG. Laporan tersebut menempatkan kejadian di kawasan Nusa Tenggara Timur.

Pembaruan yang tersedia tidak memuat rincian selain parameter teknis gempa. Informasi mengenai dampak atau keterangan tambahan tidak tercantum dalam data awal yang disampaikan.

Perubahan data, bila ada, akan bergantung pada kelengkapan hasil pengolahan yang diterima BMKG. Rincian awal mengenai magnitudo, koordinat, lokasi relatif, dan kedalaman tetap menjadi informasi utama untuk kejadian ini.

Baca Juga