Galaxy Z Fold 8 tetap mempertahankan layar utamanya pada posisi semula saat bodinya dibengkokkan secara paksa dalam keadaan terbuka. Perangkat memang melengkung cukup jauh, tetapi tidak patah meski panel kaca belakang akhirnya terlepas.
Hasil tersebut menjadi bagian paling menonjol dari pengujian ketahanan yang dilakukan Zack Nelson melalui kanal YouTube JerryRigEverything. Tekanan ekstrem itu memperlihatkan bahwa struktur layar bagian dalam masih mampu bertahan ketika bodi menerima gaya dari arah berlawanan.
Panel belakang yang terlepas menunjukkan perangkat ini tetap memiliki batas fisik saat menghadapi perlakuan di luar penggunaan normal. Namun, layar utama tidak ikut terangkat maupun retak dalam pengujian pembengkokan tersebut.
Struktur Layar Menjadi Perhatian Utama
Samsung menggunakan teknologi Flex Titanium untuk memperkuat struktur layar lipat Galaxy Z Fold 8. Teknologi ini juga ditujukan untuk membantu meminimalkan bekas lipatan pada panel utama yang berukuran 7,6 inci.
Ketahanan terhadap pembengkokan tidak berarti panel lentur tersebut kebal terhadap semua jenis kerusakan. Material layar utama tetap memperlihatkan kerentanan lebih tinggi terhadap goresan dan panas dibandingkan layar luar.
| Bagian | Material atau Ukuran | Hasil Uji Gores dan Panas |
|---|---|---|
| Layar luar | 5,5 inci, Gorilla Glass Ceramic 3 | Goresan mulai level 6, berubah hitam kehijauan setelah sekitar 10 detik terkena api |
| Layar utama | 7,6 inci, material lentur | Bekas goresan mulai level 2, muncul bintik gelap kehijauan permanen setelah 7 detik terkena api |
Panel Luar Lebih Tahan Gores
Layar luar Galaxy Z Fold 8 memakai Gorilla Glass Ceramic 3 dan mulai menunjukkan goresan halus pada tingkat kekerasan 6. Bekas yang lebih dalam terlihat ketika pengujian mencapai tingkat 7.
Berbeda dari panel luar, layar utama yang dirancang fleksibel sudah meninggalkan bekas saat diuji pada tingkat 2. Perbedaan ini menggambarkan kompromi pada ponsel lipat, karena panel bagian dalam harus tetap dapat ditekuk saat perangkat dibuka dan ditutup.
Uji panas juga memperlihatkan respons yang berlainan pada kedua layar tersebut. Api pemantik meninggalkan bintik gelap bersemburat hijau yang permanen pada layar utama setelah sekitar 7 detik.
Layar luar bertahan sedikit lebih lama sebelum berubah warna menjadi hitam kehijauan setelah sekitar 10 detik. Temuan ini menunjukkan perlindungan layar luar lebih baik, walau ketahanan terhadap panas bukan keunggulan utama dari kedua panel.
Engsel Tetap Berfungsi di Tengah Partikel Asing
Pengujian JerryRigEverything juga mencakup taburan debu dan partikel logam pada area engsel. Mekanisme lipatan Galaxy Z Fold 8 tetap dapat dioperasikan secara normal selama pengujian berlangsung.
Perangkat ini memiliki sertifikasi IP48, sementara engselnya tidak langsung kehilangan fungsi ketika berhadapan dengan partikel asing. Ketahanan ini penting karena engsel dan layar utama bekerja bersamaan setiap kali ponsel dibuka atau dilipat.
Komponen lain yang masih bekerja setelah mendapat perlakuan ekstrem adalah pemindai sidik jari pada tombol daya. Sensor tersebut tetap merespons cepat meski telah digores secara keras.
Zack Nelson menilai pemindai sidik jari pada Galaxy Z Fold 8 sebagai salah satu yang tercepat yang pernah ia uji. Secara keseluruhan, pengujian ini menampilkan kekuatan struktur perangkat, sekaligus menegaskan bahwa panel fleksibel tetap perlu dijaga dari goresan dan paparan panas.






