Pada ketinggian hampir 400 meter di atas tanah, empat penari perempuan menjalankan koreografi di permukaan kaca The Edge, Manhattan. Pertunjukan itu menghadirkan pemandangan yang menggabungkan lompatan dan gerak kontemporer dengan latar langit kota New York.
adidas menggelar aksi tersebut sebagai presentasi koleksi adidas Originals Sport untuk perempuan. Ketinggian sekitar 1.300 kaki membuat dinding gedung pencakar langit itu menjadi alternatif yang sangat berbeda dari panggung peragaan busana biasa.
Gerak Menjadi Bahasa Utama Koleksi
Rangkaian gerak para performer dirancang untuk terlihat seperti tarian di udara. Format ini menempatkan pakaian dalam kondisi yang memperlihatkan hubungan langsung antara fleksibilitas busana dan mobilitas tubuh.
adidas Originals Sport membawa konsep sport style bagi perempuan yang aktif dan percaya diri. Desainnya memadukan ciri tiga garis adidas dengan material performa untuk mendukung kebutuhan penggunaan sehari-hari.
Menurut adidas, koleksi tersebut menggabungkan warisan desain dengan teknologi material modern. Rancangannya ditujukan agar tetap nyaman dipakai dari pagi hingga malam.
Presentasi di ruang vertikal juga menegaskan filosofi kebebasan bergerak yang menjadi inti acara. adidas tidak membatasi koleksi pada langkah model di runway, melainkan menampilkannya dalam koreografi yang membutuhkan presisi tinggi.
Penari Profesional dan Sistem Pengaman
Empat performer yang tampil merupakan penari profesional berbasis di New York City. Mereka memiliki latar belakang seni kontemporer dan pertunjukan udara yang menuntut kekuatan fisik serta ketelitian ketika bergerak di ruang vertikal.
Koreografi di fasad gedung dilaksanakan dengan dukungan tali pengaman. Perlengkapan tersebut digunakan selama para penari berlari, melompat, dan berpindah posisi pada permukaan kaca.
| Komponen | Keterangan |
|---|---|
| Tempat pertunjukan | The Edge, Hudson Yards, Manhattan |
| Ketinggian aksi | Sekitar 1.300 kaki atau hampir 400 meter |
| Jumlah performer | Empat penari perempuan profesional |
| Jenis aksi | Koreografi vertikal menggunakan tali pengaman |
The Edge sebagai Kanvas Kota
The Edge berada di Hudson Yards dan dikenal sebagai salah satu dek observasi tertinggi di Belahan Barat. Panorama Manhattan yang terbuka menjadikan gedung tersebut cocok untuk membangun tampilan berskala besar.
Dalam acara ini, fasad kaca tidak hanya menjadi latar visual. Permukaan bangunan berfungsi sebagai kanvas vertikal yang mempertemukan arsitektur kota, gerakan para penari, dan tampilan koleksi adidas.
Anna Hall, atlet Olimpiade, turut hadir bersama Coco Jones, Lori Harvey, dan Camila Marrone. Mereka mengenakan beragam gaya dari koleksi yang diperkenalkan melalui pertunjukan tersebut.
Kehadiran figur publik itu memperlihatkan bagaimana busana olahraga ditempatkan sebagai bagian dari gaya hidup urban yang modis. Koleksi perempuan tersebut tidak dipresentasikan hanya dalam konteks aktivitas fisik, tetapi juga dalam ruang budaya dan mode kota.
Presentasi Fashion di Ruang Urban
Liputan6 melaporkan bahwa acara tersebut merangkai koreografi, arsitektur, dan lanskap Manhattan dalam satu pengalaman visual. Pendekatan itu membuat bentuk peluncurannya lebih dekat dengan seni pertunjukan daripada presentasi fashion konvensional.
New York selama ini dikenal sebagai salah satu pusat mode dunia. Melalui fashion show vertikal ini, bangunan kota ikut mengambil peran aktif sebagai bagian dari panggung.
Empat penari di dinding kaca The Edge menunjukkan pemanfaatan ruang urban untuk menyatukan olahraga, seni, arsitektur, dan fashion. Aksi itu sekaligus menyoroti batas yang semakin cair antara kemampuan fisik dan cara sebuah koleksi busana diperkenalkan.






