Enam Wicket Hazlewood Tak Cukup, Bangladesh Paksa Australia Mengejar 224 Run

Enam wicket Josh Hazlewood belum cukup menahan Bangladesh di Tes Pertama di Darwin. Australia tetap harus menghadapi defisit 224 run setelah Bangladesh menuntaskan babak pertama dengan 426 run.

Hazlewood membukukan enam wicket untuk 86 run dalam penampilan setelah kembali dari cedera. Namun, lini bawah Bangladesh mampu menjaga tambahan angka hingga total tim tamu semakin sulit dikejar.

Mehidy dan Taskin Menambah Tekanan

Bangladesh memasuki hari ketiga dengan skor 351-6 dan meneruskan pengumpulan run hingga sesi makan siang. Mehidy Hasan Miraz bertahan sampai akhir babak dengan 65 run tanpa terkalahkan.

Setengah abad Mehidy lahir dari 117 bola dengan lima pukulan empat angka. Ia turut mencetak satu pukulan enam angka dari lemparan Cameron Green.

Mehidy dan Taskin Ahmed menambahkan 45 run untuk wicket terakhir. Taskin tidak terkalahkan dengan 12 run, sementara Bangladesh mengakhiri babak pertamanya pada 426 run.

TimBabakSkor
AustraliaPertama198 run
BangladeshPertama426 run
AustraliaKedua0-4 tanpa wicket

Australia Harus Memulai dari Posisi Tertinggal

Australia membuka babak kedua pada 0-4 tanpa kehilangan wicket. Posisi tersebut menunjukkan tuan rumah baru memulai upaya mengurangi ketertinggalan besar dari Bangladesh.

Australia memenangkan undian dan memilih memukul lebih dahulu pada hari pertama. Pilihan itu tidak berjalan sesuai harapan karena Hasan Mahmud merebut enam wicket untuk 55 run dan membatasi tuan rumah pada 198 run.

Hazlewood sempat memberi perlawanan lewat sejumlah wicket penting pada babak Bangladesh. Ia mengeluarkan Hasan Mahmud, pencetak 14 run, melalui keputusan leg before wicket.

Pelempar Australia itu juga mengambil wicket Taijul Islam yang tertangkap Cameron Green di posisi gully. Meski demikian, Australia tidak mampu menghentikan Bangladesh memperlebar keunggulan melalui fase akhir babak.

Tanzid Mengawali Jalan Menuju 426 Run

Dasar bagi total besar Bangladesh dibangun oleh Tanzid Hasan Tamim pada hari kedua. Ia mencetak 101 run dari 197 bola dan tercatat sebagai pemain Bangladesh pertama yang membuat abad Tes di Australia.

“Saya tidak bisa mengambarkannya dengan kata-kata, tetapi ini sangat spesial bagi saya,” kata Tanzid. Ia juga menyatakan lapangan menjadi lebih baik seiring pertandingan berjalan.

“Saya suka bermain dalam kondisi ini, lapangan semakin lama semakin membaik,” ujar Tanzid. Abad tersebut memastikan Bangladesh melampaui raihan 198 run milik Australia.

Tanzid membangun kemitraan 102 run dengan Mominul Haque yang membuat 49 run. Berikutnya, ia dan Najmul Hossain Shanto menambah 93 run, dengan sang kapten menyumbang 84 run.

Situasi sempat memanas ketika Mitchell Starc dan Mehidy hampir bertabrakan saat Bangladesh berlari cepat di tengah lapangan. Starc terdengar berkata, “Keluar dari lintasan!” kepada Mehidy.

Laga di Darwin membuka seri dua pertandingan antara Bangladesh dan Australia. Pertandingan kedua akan berlangsung di Great Barrier Reef Arena, Mackay, pada 22 hingga 26 Agustus 2026.

Baca Juga