Dalam Empat Jam, Dua Turis Dijambret di Badung dan Barang Berharga Raib

Dua wisatawan asing menjadi korban penjambretan di Badung dalam rentang kurang dari empat jam pada Jumat malam hingga Sabtu dini hari, 17–18 Juli 2026. Kalung emas milik warga India dan iPhone 16 milik warga Belanda dibawa kabur pelaku di dua kawasan wisata berbeda.

Kedua perkara telah dilaporkan ke Polresta Denpasar dan masih dalam penyelidikan. Polisi menelusuri rekaman kamera pengawas serta meminta keterangan saksi untuk mengidentifikasi pelaku.

Penyelidikan Berlangsung di Dua Lokasi

Kasus pertama terjadi di Jalan Laksamana Basangkasa, Seminyak, Kecamatan Kuta, pada Jumat, 17 Juli 2026 sekitar pukul 20.45 Wita. Empat jam kemudian, pencurian kembali dilaporkan dari kawasan Ocean View, Jalan Raya Uluwatu, Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan.

Penyidik masih mendalami kemungkinan keterkaitan antara dua kejadian tersebut. Hingga proses penyelidikan berlangsung, belum ada informasi mengenai penangkapan dalam kedua kasus penjambretan di Badung itu.

Rincian dua laporan tersebut menunjukkan barang yang diincar pelaku berbeda, tetapi sama-sama bernilai bagi korban. Salah satu korban kehilangan perhiasan yang dikenakan, sedangkan korban lain kehilangan telepon yang ditinggalkan pada dudukan sepeda motor.

KorbanLokasi dan WaktuBarang Hilang
PP (28), warga IndiaJalan Laksamana Basangkasa, Seminyak, 17 Juli 2026 pukul 20.45 WitaKalung emas sekitar 11 gram
IEM (21), warga BelandaOcean View, Jalan Raya Uluwatu, Pecatu, 18 Juli 2026 pukul 00.30 WitaiPhone 16 warna hitam

Kalung Dirampas Saat Menunggu Taksi

Korban pertama, PP (28), baru selesai makan malam di sebuah restoran sebelum kejadian terjadi. Wisatawan asal India itu sedang menunggu taksi di tepi Jalan Laksamana Basangkasa ketika pelaku datang dari arah belakang.

Pelaku disebut mengendarai sepeda motor berwarna hitam dan langsung merampas kalung emas yang dipakai korban. Setelah mengambil perhiasan tersebut, pelaku segera meninggalkan lokasi.

Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Gede Adi Saputra Jaya mengatakan pelaku beraksi secara tiba-tiba. “Tiba-tiba seorang pria mengendarai sepeda motor berwarna hitam datang dari arah belakang dan langsung merampas kalung emas yang dikenakan korban di leher,” ujarnya pada Minggu, 19 Juli 2026.

Kalung emas yang hilang dilaporkan memiliki berat sekitar 11 gram. Nilainya diperkirakan mencapai belasan juta rupiah sebelum PP membuat laporan ke Polresta Denpasar.

Telepon Diambil dari Dudukan Motor

Korban kedua, IEM (21), berhenti di sebuah warung di kawasan Ocean View untuk membeli rokok. Saat memarkirkan sepeda motor, iPhone 16 warna hitam miliknya masih terpasang pada dudukan kendaraan.

Ketika keluar dari warung, IEM melihat seorang pria mengambil telepon tersebut. Korban sempat mengejar pelaku dan menarik bajunya, tetapi pelaku berhasil melepaskan diri.

Menurut I Gede Adi Saputra Jaya, pelaku kemudian tancap gas menggunakan sepeda motor dan melarikan diri. Upaya pengejaran tidak berhasil menghentikan pelaku yang membawa kabur iPhone 16 milik korban.

BeritaBali memuat bahwa polisi kini mengumpulkan keterangan dari saksi di sekitar lokasi kejadian. Penelusuran kamera pengawas di Seminyak dan Pecatu dilakukan untuk membantu mengungkap identitas pelaku serta kemungkinan jaringan kejahatan yang beroperasi di kawasan wisata.

Baca Juga