Dua kematian yang melibatkan petugas kesehatan di Barinas masih diselidiki ketika Venezuela menghadapi tiga kematian hantavirus yang telah dikonfirmasi di Anzoátegui. Pemerintah menegaskan kedua peristiwa itu tidak saling berkaitan.
Perbedaan status kasus di dua wilayah tersebut menjadi bagian penting dari penanganan otoritas kesehatan. Kasus di Barinas disebut sebagai kejadian lokal, sedangkan Anzoátegui telah diberlakukan karantina epidemiologi.
| Wilayah | Jumlah Kematian | Status Penanganan |
|---|---|---|
| Barinas | 2 | Masih diselidiki, melibatkan petugas kesehatan, dan dinilai sebagai kejadian lokal. |
| Anzoátegui | 3 | Terkonfirmasi akibat hantavirus dan menjadi dasar penetapan karantina epidemiologi. |
Kementerian Kesehatan Venezuela menyatakan peristiwa di Barinas tidak menimbulkan risiko bagi masyarakat secara umum. Keterangan resmi yang dikutip Beritasatu.com itu juga menyebut kasus tersebut tidak terhubung dengan kejadian di wilayah timur.
Kondisi Berat Pasien di Anzoátegui
Tiga pasien yang meninggal di Anzoátegui mengalami gangguan pernapasan berat saat dirawat di rumah sakit. Mereka juga dilaporkan mengalami kerusakan paru-paru yang signifikan dan efusi pleura sebelum meninggal.
Otoritas menetapkan karantina epidemiologi untuk menelusuri kontak erat pasien dan meningkatkan pengawasan kesehatan. Langkah tersebut diambil setelah pemerintah mengonfirmasi bahwa kematian di wilayah itu disebabkan oleh hantavirus.
Hantavirus adalah kelompok virus yang pada umumnya ditularkan hewan pengerat. Infeksi ini dapat menyebabkan gangguan pernapasan maupun sindrom perdarahan berat yang berpotensi fatal.
Bagaimana Risiko Paparan Terjadi
Otoritas kesehatan menjelaskan bahwa paparan dapat terjadi ketika seseorang menghirup partikel dari urin, feses, atau air liur hewan pengerat. Risiko tersebut terutama muncul di ruang tertutup pada kawasan pedesaan dan pertanian.
Pemerintah menekankan perlunya mengendalikan paparan hewan pengerat di lokasi berisiko. Kementerian Kesehatan Venezuela juga menyatakan, “Tak ada bukti ilmiah tentang penularan dari orang ke orang di negara kita.”
Secara global, penularan hantavirus dari manusia ke manusia tergolong sangat jarang. Strain Andes disebut sebagai satu-satunya varian yang dapat menyebar melalui kontak dekat dan berkepanjangan antarmanusia.
Desakan untuk Keterbukaan Informasi
Federasi Medis Venezuela menyampaikan kekhawatiran atas perkembangan situasi epidemiologis di negara itu. Pada 21 Juli 2026, organisasi tersebut mendesak pemerintah mengambil langkah cepat menghadapi ancaman yang dinilai terus meluas.
FMV menilai kondisi di lapangan lebih serius dibandingkan angka resmi yang dipublikasikan. Organisasi itu melaporkan adanya pasien di sejumlah wilayah terdampak dengan demam tinggi, perdarahan internal, dan gagal napas akut.
Federasi tersebut juga menyoroti minimnya transparansi dari kementerian. Mereka meminta penyelidikan menyeluruh dan penyampaian informasi terbuka kepada masyarakat.
Sistem Kesehatan Menghadapi Tekanan
Penanganan kasus berlangsung di tengah tantangan berkepanjangan dalam sistem kesehatan Venezuela. Banyak rumah sakit dilaporkan mengalami penurunan kapasitas akibat kekurangan obat, alat diagnostik, alat pelindung diri, dan tenaga kesehatan.
Dokter, perawat, hingga teknisi laboratorium dilaporkan meninggalkan sistem layanan publik. Keterbatasan itu dapat memperlemah kemampuan fasilitas kesehatan menangani penyakit menular dengan kondisi klinis yang rumit.
Organisasi Kesehatan Dunia memperkirakan 10.000 hingga 100.000 kasus hantavirus terjadi pada manusia setiap tahun di seluruh dunia. Tingkat keparahan penyakit bergantung pada jenis virus yang menginfeksi.






