DJI Osmo 360 II membawa perekaman video panorama 8K native pada 60 fps, sebuah kemampuan yang menempatkan kamera 360 ini lebih dekat ke kebutuhan produksi konten aksi beresolusi tinggi. Rekaman tersebut memberi ruang lebih besar untuk memilih ulang sudut gambar setelah pengambilan video dilakukan.
Kamera seberat 183 gram ini juga dirancang untuk penggunaan tanpa tangan saat berkendara, ski, hingga menyelam. DJI melengkapinya dengan pelacakan subjek berbasis AI, mode malam, serta sejumlah aksesori pemasangan untuk aktivitas luar ruang.
Rekaman Resolusi Tinggi untuk Sudut yang Lebih Fleksibel
Kemampuan video panorama 8K/60fps native menjadi sorotan utama karena kamera 360 merekam seluruh area di sekeliling pengguna dalam satu waktu. Hasilnya dapat dipotong atau diatur ulang menjadi sudut pandang berbeda tanpa harus mengulang momen pengambilan gambar.
| Fitur | Spesifikasi | Kegunaan |
|---|---|---|
| Video panorama | 8K native hingga 60 fps | Mendukung pengaturan ulang sudut gambar |
| Foto panorama | 120 MP HDR | Menyimpan detail gambar diam lebih besar |
| Rentang dinamis | 14,5 stop | Menjaga detail pada area terang dan gelap |
| Mode khusus | 16K time-lapse dan 8K/120fps | Mendukung efek gerak cepat dan lambat |
DJI menyebut Osmo 360 II memakai sensor HDR 1 inci berbentuk persegi yang dibuat khusus untuk perekaman panorama. Pemanfaatan area sensornya disebut 25% lebih tinggi dibandingkan sensor 1 inci konvensional, sembari mempertahankan bidang pandang lebar untuk video 360 derajat.
Sensor itu menggunakan piksel besar fusi 2,4 mikron dan didukung pemrosesan gambar di dalam kamera. Kombinasi tersebut menghasilkan rentang dinamis hingga 14,5 stop untuk menangani adegan dengan perbedaan cahaya tinggi.
Penanganan Cahaya dan Rekaman Malam
Menurut DJI, toleransi terhadap perbedaan tingkat kecerahan pada perangkat ini mencapai dua kali generasi sebelumnya. Kamera depan dan belakang dapat memproses eksposur secara independen agar area terang serta gelap dalam satu adegan dapat ditangani secara terpisah.
Untuk kondisi minim cahaya, Osmo 360 II memakai aperture f/1.9 dan sistem pengurangan noise AI Super Night Scene 2.0. Kamera ini turut mendukung video 10-bit serta D-Log M bagi pengguna yang ingin melakukan pengolahan warna lanjutan.
Fitur AI juga berperan saat subjek bergerak atau kamera berubah orientasi. Sistem dapat mengenali subjek dan menjaganya tetap berada di tengah frame, sehingga proses penyusunan gambar setelah perekaman dapat lebih praktis.
Lensa Dapat Diganti dan Memori 105GB
Bagian lensa memakai lapisan optik superkeras generasi kedua yang ditujukan untuk meningkatkan ketahanan terhadap goresan dan keausan. DJI juga membuat lensa dapat diganti, sehingga kerusakan akibat benturan pada komponen tersebut tidak selalu mengharuskan penggantian seluruh kamera.
Osmo 360 II menyediakan memori internal 105GB untuk menyimpan rekaman langsung. Kapasitas ini dapat membantu pengguna memulai pengambilan gambar tanpa segera bergantung pada media penyimpanan tambahan.
Baterai tahan dingin berkapasitas 2.150mAh diklaim mampu merekam video 8K/30fps secara terus-menerus hingga 100 menit. Pengisian daya hingga 80% disebut memerlukan sekitar 22 menit, sedangkan ekstensi baterai magnetik dua arah dapat menambah waktu penggunaan hingga 180 menit.
Disiapkan untuk Aktivitas Luar Ruang
Untuk pengendara sepeda motor, DJI menyiapkan aksesori pemasangan serta opsi memulai perekaman melalui gestur atau perintah suara. Pendekatan ini memungkinkan pengguna merekam perjalanan tanpa perlu sering menyentuh kamera.
Pada aktivitas ski, perangkat mendukung perekaman slow motion panorama 8K dan super slow motion hingga 64 kali. Pengambilan gambar dapat dipicu dengan memutar tongkat swafoto atau memakai gestur, sementara kontrol dirancang tetap dapat digunakan saat memakai sarung tangan.
Kamera ini tahan air hingga kedalaman 10 meter tanpa casing. Casing tahan air transparan dari DJI dapat meningkatkan kemampuan menyelam hingga 50 meter tanpa memasukkan casing besar ke dalam bidikan panorama.
Gizmochina melaporkan paket dasar DJI Osmo 360 II dijual di China seharga 3.299 yuan dengan kamera, baterai tahan dingin, dua pelindung lensa, dan tas. Shooting Kit seharga 3.999 yuan menambahkan dua baterai, casing baterai multifungsi, adaptor quick-release yang dapat disetel, serta tongkat swafoto tak terlihat 1,2 meter.
Baterai perangkat ini kompatibel dengan seri Osmo Action, sehingga pengguna ekosistem DJI dapat berbagi baterai dan aksesori tertentu. Kamera juga mendukung OsmoAudio untuk koneksi langsung ke pemancar mikrofon DJI yang kompatibel, termasuk DJI Mic 3 dan DJI Mic Mini 2.






