Banyak Debutan Belum Menyatukan Persija, Komunikasi Berbuah Kekalahan 0-1

Persija Jakarta langsung memberi panggung kepada banyak pemain baru saat menghadapi Persebaya Surabaya, tetapi kekompakan tim belum sepenuhnya terbentuk. Salah komunikasi di lini belakang kemudian berujung gol bunuh diri Radovan Pankov dan kekalahan 0-1.

Hasil di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, itu menjadi awal yang kurang mulus bagi Shin Tae-yong di Piala Presiden 2026. Pelatih asal Korea Selatan tersebut menilai proses adaptasi tim masih membutuhkan waktu.

Sembilan Pemain Baru Mendapat Kesempatan

Denis Kolinger, Radovan Pankov, Victor Dethan, dan Aqil Savik tampil dalam susunan pemain awal Persija. Shin kemudian menurunkan lima pemain lain pada babak kedua untuk menjalani debut bersama Macan Kemayoran.

Tahap PertandinganPemain yang DiturunkanStatus
Menit awalDenis Kolinger, Radovan Pankov, Victor Dethan, Aqil SavikPemain awal
Babak keduaKerim Memija, Kyohei Yoshino, Stjepan Loncar, Kwon Chang-hoon, Pratama ArhanDebut

Komposisi tersebut menunjukkan Persija masih mencari susunan yang paling sesuai dengan rencana permainan Shin. Kehadiran banyak wajah baru juga memperbesar kebutuhan untuk membangun komunikasi di dalam lapangan.

Masalah itu terlihat pada gol penentu pertandingan pada menit ke-64. Shin menyatakan gol bunuh diri Pankov terjadi akibat salah pengertian antara kiper dan pemain bertahan.

“Mengenai gol bunuh diri, itu adalah bentuk salah komunikasi antara kiper dan pemain belakang. Tentu ke depannya hal seperti itu tidak boleh terulang lagi,” kata Shin.

Peluang Menyamakan Skor Tidak Berbuah

Persija tetap memberi perlawanan dalam laga perdana Grup B tersebut. Denis Kolinger sempat mencetak gol yang berpotensi mengubah jalannya pertandingan, tetapi wasit menganulirnya karena offside.

Persebaya pun mempertahankan keunggulan hingga akhir pertandingan. Kekalahan tipis tersebut membuat persoalan teknis dan koordinasi Persija segera mendapat perhatian pada fase awal turnamen.

Persiapan Singkat Membatasi Taktik

Shin mengaitkan sejumlah kekurangan tim dengan waktu persiapan yang belum panjang. Menurutnya, Persija belum dapat menjalankan latihan taktik secara maksimal dan belum sepenuhnya menyamakan persepsi para pemain.

“Sebenarnya, ini pertandingan pertama, jadi kami belum sempat melakukan latihan taktik secara maksimal, dan kita belum sempat menyamakan persepsi dengan para pemain. Maka wajar jika ada kekurangan di babak pertama,” tuturnya.

Ia tetap mengapresiasi upaya para pemain yang tampil dalam situasi persiapan terbatas. “Seperti yang saya katakan di wawancara sebelumnya, persiapan kami sangat singkat sehingga para pemain tetap berusaha menampilkan yang terbaik. Saya sangat berterima kasih,” ujar Shin, dikutip dari situs resmi I.League.

Piala Presiden 2026 menjadi kesempatan awal bagi Persija untuk mematangkan sistem permainan di bawah Shin Tae-yong. Waktu latihan yang lebih panjang diharapkan membantu tim memperbaiki koordinasi dan tampil lebih solid pada pertandingan selanjutnya.

Baca Juga