Cadillac XT6 yang sebelumnya dihentikan produksinya akan kembali dalam generasi terbaru. Model SUV tiga baris itu menjadi bagian dari rencana GM memperluas jajaran Cadillac bermesin bensin hingga 2028.
Selain XT6, GM juga menyiapkan generasi baru sedan CT5 dan SUV menengah XT5. Peluncuran ketiga model akan dimulai bertahap dari musim semi tahun depan.
| Model Cadillac | Segmen | Status |
|---|---|---|
| CT5 | Sedan | Generasi terbaru bermesin bensin |
| XT5 | SUV menengah | Generasi terbaru bermesin bensin |
| XT6 | SUV tiga baris | Kembali setelah produksinya dihentikan |
Kembalinya XT6 memperlihatkan bahwa GM masih mempertahankan peluang di segmen SUV besar berkapasitas tiga baris. Langkah ini juga menandai perubahan dari ambisi lama Cadillac untuk sepenuhnya menjual kendaraan listrik pada akhir dekade ini.
Cadillac Memakai Dua Jalur Penggerak
Strategi baru GM tidak menghapus model listrik dari lini Cadillac. Perusahaan akan menjalankan kendaraan bermesin pembakaran internal bersama crossover listrik dan SUV Escalade listrik yang sudah tersedia.
Pendekatan tersebut memberi Cadillac pilihan produk yang lebih luas selama masa transisi pasar. Model bensin akan berfungsi sebagai pelengkap, bukan pengganti penuh bagi kendaraan listrik.
CEO GM Mary Barra mengatakan generasi baru kendaraan pembakaran internal Cadillac akan diluncurkan dari musim semi tahun depan sampai 2028. “Mulai musim semi tahun depan hingga 2028, kami akan mulai meluncurkan generasi terbaru kendaraan Cadillac bermesin pembakaran internal (ICE),” ujar Barra dalam pernyataan yang dikutip Liputan6.com dari CNBC.
Bisnis Listrik Menghadapi Tekanan
Keputusan memperkuat lagi model bensin berkaitan dengan kondisi bisnis kendaraan listrik GM. Perusahaan membukukan beban US$ 10,9 miliar yang berhubungan dengan bisnis tersebut sejak paruh kedua tahun lalu.
Adopsi kendaraan listrik yang lebih lambat dari perkiraan menjadi alasan utama tekanan itu. Perubahan regulasi di Amerika Serikat, termasuk pelonggaran standar emisi dan penghapusan sejumlah insentif, turut mengubah perhitungan perusahaan.
GM juga telah menyesuaikan agenda elektrifikasi pada merek lain. Di saat yang sama, perusahaan meningkatkan produksi kendaraan bensin, termasuk mesin V8.
Michigan Akan Mendukung Produksi SUV Besar
Perubahan strategi produk GM disertai perubahan rencana manufaktur. Mulai tahun depan, lebih banyak produksi SUV berukuran penuh akan dialihkan ke pabrik Michigan yang sebelumnya direncanakan untuk kendaraan listrik.
Saat ini, seluruh SUV besar GM dibuat di Arlington Assembly, Texas. Model yang diproduksi di sana berasal dari Cadillac, Chevrolet, dan GMC.
| SUV Besar | Merek | Lokasi Produksi Saat Ini |
|---|---|---|
| Escalade | Cadillac | Arlington Assembly, Texas |
| Tahoe dan Suburban | Chevrolet | Arlington Assembly, Texas |
| Yukon dan Yukon XL | GMC | Arlington Assembly, Texas |
Ekspansi produksi di Michigan menunjukkan GM mengalihkan sebagian kapasitas yang semula disiapkan bagi kendaraan listrik. Perusahaan kembali memperkuat kendaraan bermesin pembakaran internal sambil tetap mempertahankan investasi pada elektrifikasi.
Bagi Cadillac, rencana hingga 2028 itu berarti konsumen masih akan menemukan pilihan bensin dan listrik dalam satu portofolio. GM mengambil langkah yang lebih fleksibel untuk menyesuaikan diri dengan permintaan pasar dan kebijakan yang berubah.






