BAIC T1 datang ke Indonesia dengan kombinasi baterai 42,3 kWh dan torsi maksimum 176 Nm untuk menjawab kebutuhan kendaraan listrik perkotaan. Mobil hatchback bergaya crossover ini juga mengusung tenaga motor 94 dk serta bentuk yang ditujukan tetap praktis di ruang jalan terbatas.
Karakter torsi instan dari motor listrik membuat respons kendaraan dapat terasa sigap sejak mulai bergerak. Kondisi tersebut dinilai mendukung kebutuhan akselerasi dan manuver dalam lalu lintas kota yang padat.
Angka Penting BAIC T1
| Komponen | Spesifikasi |
|---|---|
| Motor listrik | 94 dk |
| Torsi maksimum | 176 Nm |
| Kapasitas baterai | 42,3 kWh |
| Jarak tempuh CLTC | Hingga 425 km |
| Jarak tempuh WLTC | Sekitar 310 km |
| Pengisian DC | 30% hingga 80% sekitar 25 menit |
Baterai 42,3 kWh memungkinkan BAIC T1 mengklaim jarak tempuh hingga 425 kilometer berdasarkan standar CLTC. Pada standar WLTC, angka yang disebutkan berada di kisaran 310 kilometer dalam satu kali pengisian penuh.
Perbedaan kedua angka tersebut perlu menjadi perhatian calon pengguna karena standar pengujiannya tidak sama. Dalam pemakaian sehari-hari, jarak tempuh dapat dipengaruhi kemacetan, gaya mengemudi, kondisi rute, dan penggunaan fitur kendaraan.
Pertimbangan untuk Mobilitas Harian
Dengan estimasi perjalanan harian sekitar 30 hingga 50 kilometer, pengisian ulang tidak selalu harus dilakukan setiap hari. Pemilik yang memiliki akses pengisian di rumah atau lokasi tujuan dapat mengatur waktu pengisian dengan lebih leluasa.
BAIC T1 juga dapat digunakan untuk perjalanan antarkota berjarak menengah. Rute seperti Jakarta–Bogor dan Jakarta–Bandung dapat ditempuh dengan perencanaan energi yang disesuaikan dengan kondisi perjalanan.
Untuk mendukung pengisian, kendaraan ini menggunakan port AC Type 2 dan DC CCS2 sebagai standar. Kedua konektor tersebut membuat BAIC T1 kompatibel dengan sebagian besar fasilitas SPKLU di Indonesia.
Pengisian cepat DC dapat mengisi baterai dari 30 persen menjadi 80 persen dalam sekitar 25 menit. Waktu tersebut memberi pilihan bagi pengguna yang harus berhenti mengisi daya ketika melakukan perjalanan lebih jauh.
Desain untuk Jalan Perkotaan
BAIC mengemas T1 dalam format hatchback yang diberi sentuhan visual crossover. Dimensi kompaknya ditujukan agar kendaraan mudah dikendalikan saat melalui jalan sempit, kepadatan lalu lintas, maupun area parkir terbatas.
Eksteriornya memakai garis bodi tegas dan wajah depan bernuansa futuristis. Rancangannya berupaya menghadirkan kesan sporty serta elegan sambil mempertahankan fungsi sebagai kendaraan untuk aktivitas sehari-hari.
Kabin dan Biaya Perawatan
Kabin BAIC T1 dirancang tetap terasa lega untuk kelas hatchback dengan posisi duduk ergonomis. Sistem infotainment responsif dan konektivitas digital disiapkan untuk mendukung berbagai kebutuhan pengguna di dalam kendaraan.
Sebagai mobil listrik murni, BAIC T1 tidak menghasilkan emisi gas buang selama digunakan. Karakter operasinya yang halus dan minim getaran turut didukung oleh jumlah komponen mekanis bergerak yang lebih sedikit dibandingkan kendaraan bermesin konvensional.
Haloyouth menyebut kehadiran BAIC T1 berlangsung di tengah persaingan kendaraan listrik nasional yang makin ketat. Baterai, torsi, kemampuan pengisian, dan bodi ringkas menjadi kombinasi yang ditawarkan untuk pengguna perkotaan dengan kebutuhan perjalanan jarak menengah.






