Aturan Magang Nasional 2026 yang Tak Boleh Terlewat, Absen Harian Batas 23.59 WIB

Peserta Magang Nasional 2026 batch 1 tidak cukup hanya hadir di lokasi magang. Mereka wajib melakukan absensi dan mengisi laporan aktivitas kinerja harian sebelum pukul 23.59 WIB.

Jika salah satu kewajiban itu tidak dipenuhi sesuai ketentuan, uang saku peserta dapat terpotong. Aturan ini berlaku sepanjang enam bulan pelaksanaan program di perusahaan tujuan.

Dua pekerjaan administrasi dalam satu hari

Proses harian dimulai dengan masuk ke sistem melalui akun SIAP Kerja. Peserta kemudian akan menemukan perintah untuk mengisi absensi serta laporan aktivitas kinerja harian.

Kedua proses tersebut perlu dituntaskan dalam hari yang sama. Peserta disarankan tidak menunda pengisian karena batas waktu berakhir tepat sebelum pergantian hari.

Tim MagangHub Kementerian Ketenagakerjaan menyampaikan pengingat ini melalui Instagram resmi, yang dikutip pada Rabu, 12/8/2026. Tim meminta peserta segera menjalankan kewajiban tersebut, bukan menunggu mendekati pukul 23.59 WIB.

“Pastikan kamu absen dan mengisi laporan sebelum pukul 23.59 WIB setiap hari. Jangan tunda, lakukan sekarang!” tulis Tim MagangHub Kementerian Ketenagakerjaan.

Peringatan itu juga memuat dampak yang perlu diperhatikan peserta. “Uang saku dapat terpotong sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas tim tersebut.

Batch 1 diikuti puluhan ribu peserta terpilih

Kewajiban harian ini dijalankan oleh peserta yang telah lolos batch 1. Jumlah peserta terpilih sekitar 46 ribu orang dari total 732.483 pendaftar.

Selisih jumlah pendaftar dan peserta yang lolos menunjukkan tingginya minat terhadap program ini. Setelah diterima, peserta tetap harus mematuhi mekanisme administrasi yang berlaku selama masa magang.

GelombangKuota atau PesertaInformasi Pelaksanaan
Batch 1732.483 pendaftar, sekitar 46 ribu lolosBerlangsung 6 bulan
Batch 2Kuota 50 ribu pendaftarTarget pertengahan September 2026
Batch 3Kuota 50 ribu pendaftarGelombang terakhir pada 2026

Kemnaker menyiapkan dua batch lanjutan

Program ini tidak berhenti pada batch 1. Kemnaker menyiapkan batch 2 dengan kuota 50 ribu pendaftar dan menargetkan pelaksanaannya berjalan pada pertengahan September 2026.

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker, Darmawansyah, menyampaikan target tersebut sebagaimana dilansir Detikcom. “Kita targetkan nanti di bulan depan di September, sekitar pertengahan September kita akan mulai lagi untuk running untuk yang batch kedua,” ujarnya.

Batch 3 juga direncanakan sebagai gelombang terakhir Magang Nasional 2026. Kemnaker menyediakan kuota 50 ribu pendaftar untuk gelombang ketiga itu.

Rutinitas yang perlu dijaga peserta batch 1

Peserta batch 1 perlu memastikan akun SIAP Kerja digunakan untuk menyelesaikan absensi dan laporan setiap hari. Pengisian dua hal tersebut sebelum pukul 23.59 WIB menjadi bagian dari pelaksanaan magang, bukan sekadar pengingat administratif.

Menyelesaikan kewajiban lebih awal dapat membantu peserta menghindari keterlambatan pengisian. Hal ini penting mengingat ketidakpatuhan terhadap ketentuan dapat berdampak pada uang saku.

Baca Juga