Perayaan menuju 70 tahun Astra tidak hanya ditandai peluncuran logo dan kegiatan hiburan. Perusahaan menyatakan manfaat ekosistem dan program sosialnya telah menjangkau lebih dari 16 juta masyarakat Indonesia.
Komitmen sosial itu kembali mendapat perhatian ketika Astra menyiapkan donasi bagi warga Nusa Tenggara Timur yang terdampak gempa 7,7 Skala Richter pada Sabtu pagi, 15 Agustus. Sebagian hasil penjualan tiket acara akan disalurkan melalui Nurani Astra untuk membantu masyarakat terdampak bencana.
Perayaan yang Membawa Pesan Kontribusi
Astra mengusung tema “Berkarya dan Tumbuh Bersama Indonesia” menjelang hari ulang tahunnya pada 20 Februari 2027. Tema tersebut menjadi benang merah bagi upaya perusahaan untuk melanjutkan inovasi, kolaborasi, dan kontribusi nyata.
Perusahaan mengaitkan arah tersebut dengan cita-cita Sejahtera Bersama Bangsa serta dukungan terhadap SDGs Indonesia. Semangat perayaan juga diselaraskan dengan tema HUT ke-81 Kemerdekaan RI, “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.
Acara Alun-Alun Astra di Plaza Parkir Timur Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada Sabtu, 15 Agustus 2026, menjadi salah satu pembuka rangkaian perjalanan itu. Kegiatan tersebut dirancang sebagai ruang bagi masyarakat untuk melihat karya perusahaan dan kontribusi anak bangsa.
Pengunjung dapat mendatangi booth interaktif, mengikuti workshop kreatif, dan melihat showcase Desa Sejahtera Astra. Alun-Alun Astra juga menjadi bagian dari panggung hiburan Semesta Berpesta pada 15-16 Agustus 2026.
Jangkauan Manfaat di Berbagai Wilayah
Data Astra menunjukkan 6,9 juta tenaga kerja dan keluarga termasuk dalam kelompok yang merasakan dampak ekosistem perusahaan. Sementara itu, program Desa Sejahtera Astra menjangkau 3 juta penerima manfaat di berbagai daerah.
| Indikator | Jumlah | Jangkauan |
|---|---|---|
| Masyarakat yang merasakan dampak | Lebih dari 16 juta | Indonesia |
| Tenaga kerja dan keluarga | 6,9 juta | Ekosistem Astra |
| Penerima manfaat sosial | 3 juta | 1.533 desa di 35 provinsi |
Desa Sejahtera Astra disebut telah hadir di 1.533 desa yang tersebar di 35 provinsi. Cakupan itu menjadi salah satu penanda program sosial yang disorot perusahaan menjelang usia tujuh dekade.
Rangkaian hiburan Semesta Berpesta turut menghadirkan Raisa, Tulus, King Nassar, Rizky Febian, Mahalini, RAN, JKT48, dan The Adams. Kehadiran acara publik itu mempertemukan pengenalan kontribusi sosial dengan kegiatan yang dapat diikuti masyarakat.
Filosofi Pohon dalam Logo Baru
Logo HUT ke-70 diluncurkan oleh Direktur Astra Djap Tet Fa bersama Executive In-Charge Astra Boy Gemino Kalauserang. Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto juga hadir mendampingi peluncuran identitas perayaan tersebut.
Menurut Boy Kelana Soebroto, bentuk logo menggambarkan pohon yang tumbuh dari akar kuat dan kemudian memberikan manfaat luas. Simbol itu dipilih untuk mencerminkan perjalanan Astra yang berkembang bersama banyak pihak.
“Astra memiliki filosofi untuk senantiasa tumbuh dan berkembang layaknya pohon rindang yang menjadi tempat bernaung dan memberikan manfaat bagi banyak orang,” ujar Boy Kelana Soebroto dalam keterangan tertulis. Ia menyebut pertumbuhan pohon dari akar yang kuat menggambarkan perkembangan perusahaan dari waktu ke waktu.
Dengan latar tersebut, donasi untuk korban gempa NTT menjadi bagian dari makna perayaan yang lebih luas. Astra menempatkan bantuan tersebut sebagai wujud kepedulian yang berjalan seiring dengan kontribusi sosial perusahaan di berbagai wilayah.






