Lonjakan nilai saham SK Hynix menambah perhatian terhadap sengketa cerai Ketua SK Group, Chey Tae-won, dengan Roh So-yeong. Ketika aset Chey meningkat dalam beberapa bulan terakhir, Pengadilan Tinggi Seoul memutuskan ia harus membayar 944 miliar won kepada mantan istrinya.
Nilai pembayaran itu setara sekitar Rp 11,5 triliun atau US$ 640 juta. Putusan yang dibacakan pada Jumat, 24/7/2026, berkaitan dengan pembagian harta bersama setelah perkawinan keduanya berakhir.
SK Hynix merupakan perusahaan semikonduktor yang terafiliasi dengan SK Group. Pergerakan harga sahamnya di tengah perkembangan pesat industri kecerdasan buatan global membuat nilai aset Chey menjadi salah satu latar yang memperkuat sorotan terhadap perkara ini.
Chey memimpin SK Group, salah satu kelompok usaha besar di Korea Selatan. Sementara Roh dikenal sebagai direktur sebuah museum seni di Seoul dan putri mantan Presiden Korea Selatan Roh Tae-woo.
Putusan terbaru lebih rendah dari penetapan sebelumnya
Jumlah 944 miliar won lebih rendah dibandingkan putusan Pengadilan Tinggi sebelumnya yang menetapkan pembagian harta sebesar 1,38 triliun won. Pada putusan terdahulu, Chey juga diperintahkan membayar tunjangan sebesar 2 miliar won.
| Rincian | Penetapan Sebelumnya | Penetapan Terbaru |
|---|---|---|
| Pembagian harta bersama | 1,38 triliun won | 944 miliar won |
| Nilai dalam dolar AS | US$ 940 juta | US$ 640 juta |
| Tunjangan | 2 miliar won | Tidak disebut berubah |
Penurunan itu terjadi setelah Mahkamah Agung memerintahkan pemeriksaan ulang beberapa bulan sebelumnya. Pengadilan Tinggi Seoul kemudian kembali menilai dasar yang digunakan dalam menentukan nilai pembagian harta.
Dalam pertimbangan awal, terdapat temuan mengenai dugaan dana gelap 30 miliar won dari Roh Tae-woo kepada SK saat ia menjabat presiden. Dana tersebut sempat dipandang ikut memberi kontribusi bagi pertumbuhan perusahaan.
Mahkamah Agung menyatakan dana itu tidak dapat diakui secara hukum sebagai kontribusi terhadap pertumbuhan SK. Penilaian tersebut menjadi alasan perkara dikembalikan untuk diperiksa kembali oleh Pengadilan Tinggi Seoul.
Banding masih dapat dilakukan
Chey dan Roh tidak hadir saat putusan terbaru dibacakan. Menurut Liputan6 yang mengutip Associated Press, keduanya masih dapat membawa perkara ini kembali ke Mahkamah Agung apabila mengajukan banding.
Sengketa ini berawal dari perkawinan Chey dan Roh pada 1988. Keduanya memiliki tiga anak selama pernikahan tersebut.
Chey mengajukan gugatan cerai pada 2017. Ia sebelumnya mengungkapkan memiliki hubungan dengan perempuan lain serta seorang anak dari hubungan tersebut.
Dengan peluang banding yang masih tersedia, putusan 944 miliar won belum tentu menjadi nilai final. Perkara ini tetap menjadi perhatian karena mempertemukan kepentingan keluarga mantan presiden dengan pimpinan grup usaha yang terkait erat dengan industri semikonduktor.






