Perubahan kendali permainan menjadi kunci kemenangan Alwi Farhan atas Yoo Tae Bin pada Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2026. Alwi bangkit dari tekanan di gim pertama sebelum tampil dominan untuk menang 21-17 dan 21-12 di New Delhi, Senin (17/8).
Hasil tersebut memastikan Alwi melaju ke babak kedua. Ia memenangi pertandingan dalam dua gim setelah menghadapi beberapa fase ketika Yoo Tae Bin sempat memegang keunggulan.
Balik Arah Setelah Tertinggal
Alwi memulai gim pertama dengan tertinggal 0-2. Ia segera merebut lima poin beruntun, tetapi kedudukan kembali seimbang saat Yoo Tae Bin menyamakan angka 6-6.
Variasi pukulan Alwi sempat memberinya keunggulan 9-6. Akan tetapi, Yoo Tae Bin membalas dengan empat poin berturut-turut dan memimpin 11-9 pada interval.
Keunggulan Yoo Tae Bin bertambah menjadi 13-9 setelah interval pertama. Alwi menghentikan laju lawannya, memangkas skor menjadi 12-13, lalu menyamakan kedudukan melalui smes keras di depan net.
Alwi mulai mengubah ritme duel ketika drop shot membawanya unggul 14-13. Yoo Tae Bin sempat membalas lewat pukulan silang untuk membuat skor 14-14, namun Alwi kemudian merebut empat poin tanpa balas.
Keunggulan 18-14 memberi Alwi ruang untuk mengendalikan akhir gim. Ia mendapatkan game point pada skor 20-16 dan akhirnya menutup gim pertama 21-17 melalui pukulan ke arah baseline yang masih masuk.
| Gim | Skor Akhir | Situasi Penting |
|---|---|---|
| Pertama | 21-17 | Alwi membalikkan kedudukan setelah tertinggal 9-13 |
| Kedua | 21-12 | Alwi memperlebar jarak selepas interval |
Pada gim kedua, pertandingan kembali berjalan rapat pada awal laga dengan skor 3-3. Alwi lalu mengambil inisiatif dan menciptakan jarak melalui keunggulan 9-5 serta 10-6.
Yoo Tae Bin tidak langsung menyerah dan mengejar empat angka beruntun untuk menyamakan skor 10-10. Alwi memenangi perebutan bola depan net pada poin berikutnya untuk memimpin 11-10 saat interval.
Tidak Ada Ruang untuk Bangkit
Selepas jeda, Alwi menjaga konsistensi permainan sehingga Yoo Tae Bin tidak mampu membangun kembali tekanan. Keunggulannya melebar menjadi 16-11 ketika sambaran lawan di depan net tidak menghasilkan poin.
Alwi membawa keunggulan itu hingga 19-12. Challenge yang diajukannya berhasil, membuatnya memperoleh match point pada angka 20-12.
Kesalahan pukulan Yoo Tae Bin yang melebar memastikan kemenangan Alwi 21-12 pada gim kedua. Menurut laporan CNN Indonesia, reli panjang, variasi pukulan, dan permainan depan net membantu Alwi merebut kembali momentum pada pertandingan tersebut.
Kemenangan dua gim ini menjadi modal bagi Alwi untuk melanjutkan perjalanan di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2026. Ia lolos ke babak kedua setelah mampu menghadapi ketertinggalan pada gim pertama dan mempertahankan kendali pada gim berikutnya.






