5 Menu yang Sering Dianggap Biasa, tetapi Bisa Membuat Tubuh Lebih Sering Haus

Rasa haus yang muncul setelah makan tidak selalu sekadar reaksi sesaat terhadap rasa asin atau pedas. Beberapa jenis makanan dapat membuat tubuh membutuhkan lebih banyak cairan karena kandungan natrium, gula, maupun efek peningkatan keringat.

Keripik, makanan manis, daging olahan, serta saus kemasan termasuk menu yang perlu dikonsumsi secara terukur. Makanan pedas juga perlu diimbangi minum karena dapat membuat tubuh lebih banyak berkeringat.

5 Makanan yang Perlu Diimbangi Asupan Air

NomorMakananAlasan Perlu Diperhatikan
1Bumbu dan saus kemasanDapat mengandung natrium tinggi
2Daging olahanMengandung garam dan bahan pengawet
3Keripik dan biskuitTermasuk camilan dengan natrium cukup tinggi
4Makanan manisDapat meningkatkan kadar gula darah
5Makanan pedasDapat meningkatkan keringat

1. Bumbu dan Saus Kemasan

Pelengkap seperti saus tomat, mayones, dan kecap asin dapat menyumbang natrium dalam menu makan. Satu sendok makan kecap asin, misalnya, mengandung sekitar 1.010 mg natrium.

Natrium berlebih dapat mendorong air berpindah dari sel ke aliran darah untuk menyeimbangkan kadarnya. Penggunaan saus secukupnya penting agar asupan garam tidak meningkat tanpa disadari.

2. Daging Olahan

Sosis, ham, dan kornet umumnya mengandung natrium serta bahan pengawet. Garam dalam produk ini berfungsi menjaga kesegaran dan memperpanjang masa simpan.

Risiko bertambah ketika daging olahan dikonsumsi bersama makanan asin atau saus kemasan. Memerhatikan porsi menjadi langkah penting untuk mengendalikan total asupan natrium.

3. Keripik dan Biskuit

Keripik dan biskuit merupakan camilan olahan yang lazim mengandung natrium cukup tinggi. Terlalu banyak natrium dapat membuat tubuh menarik air dari sel ke aliran darah.

Ginjal juga dapat bekerja lebih keras dan menghasilkan urine lebih banyak dalam proses menjaga keseimbangan natrium. Kehilangan cairan yang tidak diganti dapat meningkatkan risiko dehidrasi.

4. Makanan Manis

Kue, roti manis, soda, permen, dan sereal manis perlu dibatasi bila dikonsumsi berulang dalam porsi besar. Asupan gula tinggi dapat meningkatkan kadar gula darah dan memengaruhi keseimbangan cairan tubuh.

Air dapat tertarik dari sel ke aliran darah ketika kadar gula meningkat. Ginjal kemudian dapat mengeluarkan lebih banyak urine, sehingga kebutuhan minum dapat bertambah.

5. Makanan Pedas

Cabai mengandung kapsaisin yang memunculkan sensasi pedas dan panas. Kondisi tersebut dapat meningkatkan suhu tubuh serta memicu keluarnya keringat.

Makanan pedas tidak mengubah keseimbangan cairan darah seperti natrium atau gula. Namun, cairan yang hilang melalui keringat tetap perlu diganti melalui air putih dan makanan berkandungan air tinggi.

Perhatikan Batas Asupan Garam

Menurut informasi yang dikutip Beautynesia dari Verywell Health, konsumsi natrium disarankan tidak melebihi 2.300 mg per hari dan idealnya kurang dari 1.500 mg. Natrium berlebih juga berkaitan dengan risiko tekanan darah tinggi dan penyakit jantung.

Menjaga konsumsi air putih penting saat menikmati makanan asin, manis, pedas, atau olahan. Pengaturan porsi membantu tubuh tetap memperoleh cairan yang memadai sepanjang hari.

Baca Juga