3 Tracker dengan Harga Nyaris Sama, Salah Ekosistem Bisa Mematikan Fitur Utama

Harga Apple AirTag, Google Pixel Tag, dan Samsung Galaxy SmartTag2 hanya terpaut tipis, sekitar $29 hingga $30 per unit. Namun, memilih tracker yang tidak sesuai dengan ponsel dapat membuat jaringan pelacakan dan pencarian presisi tidak bisa digunakan sepenuhnya.

Perangkat kecil untuk kunci, dompet, atau tas ini tidak ditentukan oleh bentuk maupun harga semata. Ekosistem ponsel menjadi faktor utama karena masing-masing tracker dibangun untuk jaringan perangkat yang berbeda.

TrackerHargaEkosistem UtamaDesain
Google Pixel Tag$29 / $99 untuk 4-packAndroid 9 atau lebih baruPill-shaped, 46 x 28 x 5,4 mm
Apple AirTag$29 / $99 untuk 4-packiPhone dan iPadBulat datar seperti koin besar
Samsung Galaxy SmartTag2$30 / $100 untuk 4-packSamsung GalaxyPill-shaped dengan loop logam

1. Apple AirTag untuk iPhone dan iPad

Apple AirTag paling sesuai bagi pemilik iPhone dan iPad karena terintegrasi dengan jaringan Find My. Saat barang berada jauh, perangkat ini dapat memanfaatkan ratusan juta perangkat Apple di jaringan tersebut untuk membantu menemukan lokasinya.

Untuk pencarian jarak dekat, AirTag menggunakan Ultra Wideband atau UWB generasi kedua melalui fitur Precision Finding. Fitur itu disebut memiliki jangkauan 50% lebih luas, sementara speakernya 50% lebih keras dan dapat terdengar dari jarak dua kali lebih jauh.

Pengguna Android tidak dapat menjadikan AirTag sebagai tracker aktif. Ponsel Android hanya bisa memindai AirTag melalui NFC, sehingga fungsi pelacakan penuh tetap terbatas di perangkat Apple.

2. Galaxy SmartTag2 untuk pengguna Galaxy

Samsung Galaxy SmartTag2 dirancang bagi pemilik perangkat Galaxy melalui jaringan SmartThings Find. Jaringan ini tidak ditujukan untuk Pixel, OnePlus, maupun iPhone, sehingga pengguna di luar perangkat Galaxy tidak dapat melakukan pengaturan dan pelacakan penuh.

SmartTag2 menggabungkan Bluetooth dan UWB untuk menemukan barang di sekitar pengguna. Bluetooth-nya disebut menjangkau hingga 120 meter, sedangkan pencarian presisi berbasis UWB hanya tersedia pada ponsel Galaxy yang memiliki chip pendukung.

Calon pembeli perlu memeriksa spesifikasi ponselnya karena tidak semua model Samsung mendukung UWB. Sejumlah perangkat seri Galaxy A, misalnya, tidak memiliki dukungan tersebut.

Keunggulan fisiknya terdapat pada loop logam bawaan yang memudahkan pemasangan ke gantungan kunci atau tas. Pemilik tidak perlu membeli aksesori tambahan hanya untuk menggantungkan tracker.

3. Google Pixel Tag untuk Android non-Samsung

Google Pixel Tag diposisikan sebagai pilihan bagi pengguna Android di luar ekosistem Samsung. Perangkat ini mendukung Android 9 atau lebih baru, tetapi fungsi yang lebih canggih memerlukan Android 16.

Untuk pelacakan jarak jauh, Pixel Tag memakai Find Hub Network yang disebut didukung lebih dari 1 miliar perangkat Android. Jaringan ini berpotensi memberi cakupan luas di wilayah dengan kepadatan pengguna Android yang tinggi.

Tracker ini mendukung UWB pada ponsel kompatibel serta Bluetooth Channel Sounding pada Android 16 dan Bluetooth 6.0. Pixel Tag tidak berfungsi penuh pada iOS, sehingga bukan pilihan tepat bagi pemilik iPhone.

Berbentuk pill-shaped berukuran 46 x 28 x 5,4 mm, perangkat ini hanya tersedia dalam warna Fog atau abu-abu muda. Berbeda dari SmartTag2, Pixel Tag tidak memiliki loop bawaan sehingga pengguna perlu membeli case tambahan untuk menggantungnya.

Baterai dan ketahanan air serupa

Ketiga tracker memakai baterai CR2032 yang dapat diganti sendiri serta memiliki sertifikasi IP67. Artinya, perangkat tahan debu dan dapat bertahan dalam rendaman air hingga kedalaman 1 meter selama 30 menit.

AirTag dan Pixel Tag disebut dapat digunakan lebih dari satu tahun dalam sekali baterai. SmartTag2 menawarkan masa pakai hingga 700 hari saat mode hemat daya diaktifkan.

Pixel Tag disebut baru tersedia mulai 11 November 2026, sedangkan kebutuhan pelacak dompet dapat dipertimbangkan melalui alternatif tipis seperti Ugreen FineTrack Slim Duo 2. Pada akhirnya, kompatibilitas ponsel menentukan apakah seluruh kemampuan tracker benar-benar dapat dimanfaatkan.

Baca Juga