Perebutan tiket grand final menjadi taruhan utama bagi 1.024 pasangan dalam NAVEN Padel Series 2026. Sebanyak sekitar 2.048 peserta akan bertanding pada empat seri yang berlangsung di kota-kota besar Indonesia.
Para peserta tidak hanya mengejar gelar juara di wilayah masing-masing. Juara pertama setiap seri akan dipertemukan lagi dalam pertandingan puncak yang lokasinya belum ditetapkan.
Empat Juara Akan Bertemu
Jakarta, Yogyakarta, Bandung, dan Bali menjadi kota penyelenggara rangkaian turnamen tersebut. Pemenang dari setiap kota akan menjadi wakil untuk bersaing di grand final.
Founder NAVEN Taufik Andre Kusumo menyebut Jakarta atau Bali masih menjadi opsi untuk laga puncak. Penyelenggara belum mengungkap jadwal pelaksanaan grand final itu.
“Juara-juara satu dari setiap kota, kita akan tandingkan. Tapi mungkin kotanya belum bisa kita infokan. Antara di Jakarta atau di Bali mungkin,” ujar Taufik dalam jumpa pers di Jakarta Selatan, Jumat, 14 Agustus 2026.
Sistem tersebut menempatkan tiap seri sebagai tahapan penting, bukan sekadar kompetisi mandiri. Kemenangan di satu kota membuka jalan bagi pemain untuk bertemu para juara dari wilayah lain.
Jadwal NAVEN Padel Series 2026
Jakarta mendapat giliran sebagai kota pembuka pada 14-16 Agustus 2026. Rangkaian kemudian berlangsung berurutan hingga seri terakhir di Bali pada 25-27 September 2026.
| Kota | Tanggal Pertandingan | Tahap |
|---|---|---|
| Jakarta | 14-16 Agustus 2026 | Seri pembuka |
| Yogyakarta | 28-30 Agustus 2026 | Seri kedua |
| Bandung | 11-13 September 2026 | Seri ketiga |
| Bali | 25-27 September 2026 | Seri terakhir |
Penyelenggara memilih empat kota itu karena perkembangan komunitas padel di wilayah tersebut dinilai pesat. Kompetisi dibuka bagi pemain dari berbagai level kemampuan.
Dengan jumlah peserta yang mencapai ribuan, rangkaian ini menjadi salah satu kompetisi padel yang menjangkau sejumlah kota. Formatnya memberi ruang pertandingan lokal sekaligus jalur menuju persaingan antarkota.
Awal Ekspansi dari Kota Besar
Menurut Taufik, fokus awal NAVEN adalah mengenalkan Padel Series di kota-kota besar. Perluasan ke kota lapis kedua akan dipertimbangkan setelah jangkauan awal itu terbangun.
“Sebenernya gini, kami ingin penetrasi dulu ke kota-kota besar sebelum masuk ke dalam kota-kota secondary city. Jadi memang ingin memperkenalkan event Padel Series ini jauh lebih luas lagi, jauh lebih besar,” kata Taufik.
Padel berkembang di Indonesia bukan hanya sebagai aktivitas olahraga, melainkan juga bagian dari gaya hidup urban. Permainan ini membuka ruang interaksi antara pemain, komunitas, dan kalangan profesional.
NAVEN ingin mengembangkan unsur kompetisi tersebut bersama pengalaman komunitas yang berkelanjutan. Taufik menyatakan padel memiliki karakter kuat untuk membangun hubungan dan interaksi.
“Padel memiliki karakter yang sangat kuat untuk membangun interaksi dan hubungan, dan kami ingin menghadirkan pengalaman itu secara premium, terukur dan berkelanjutan,” ujar Taufik. Penyelenggara juga berharap rangkaian ini dapat menjadi agenda rutin tahunan.
Keberlanjutan kompetisi diharapkan memperluas jangkauan kota dan memunculkan atlet padel profesional. “Harapannya dengan nanti dibuat rutin akan ada atlet-atlet profesionalnya,” kata Taufik.






