Pasar ponsel flagship global berpotensi kehilangan tiga nama penting dalam satu generasi. Xiaomi 18 Ultra disebut tidak jadi diluncurkan, sementara model Ultra terbaru dari vivo dan Oppo dapat kembali dibatasi untuk China.
Jika rumor ini tepat, konsumen di luar China akan memiliki pilihan lebih sempit untuk perangkat paling premium dari ketiga merek tersebut. Dampak paling besar dapat dirasakan pengguna yang menantikan penerus vivo X300 Ultra dan Oppo Find X9 Ultra.
Tiga perangkat dengan status berbeda
Kabar mengenai perubahan strategi ini beredar melalui unggahan pembocor Kartikey Singh di X. GSM Arena memberitakan bahwa Xiaomi disebut hanya akan menyiapkan tiga smartphone dalam keluarga Xiaomi 18.
Posisi tertinggi pada jajaran tersebut dikabarkan akan ditempati Xiaomi 18 Pro Max. Kehadiran model ini membuat varian Pro Max berpeluang menjadi perangkat Xiaomi paling premium tanpa pendamping bernama Ultra.
| Model | Status Rumor | Keterangan |
|---|---|---|
| Xiaomi 18 Ultra | Disebut dibatalkan | Xiaomi dikabarkan hanya menyiapkan tiga model seri 18. |
| vivo X500 Ultra | Berpotensi khusus China | Penerus vivo X300 Ultra disebut mungkin tidak dirilis secara global. |
| Oppo Find X10 Ultra | Berpotensi khusus China | Penerus Oppo Find X9 Ultra dirumorkan tidak masuk pasar internasional. |
Kontras dengan generasi sebelumnya
Potensi pembatasan pasar untuk vivo X500 Ultra dan Oppo Find X10 Ultra cukup berbeda dari situasi generasi sebelumnya. vivo X300 Ultra serta Oppo Find X9 Ultra disebut telah dipasarkan secara global.
Distribusi internasional pada generasi terdahulu memberi konsumen di sejumlah negara akses yang lebih luas terhadap ponsel tertinggi kedua merek itu. Bila penerusnya hanya beredar di China, akses tersebut akan kembali terbatas.
vivo sebelumnya dikenal beberapa kali menjadikan model Ultra sebagai perangkat eksklusif China. Pola itu sempat berubah ketika vivo X300 Ultra tersedia di beberapa pasar global.
Karena itu, absennya vivo X500 Ultra dari pasar internasional akan menjadi perubahan yang penting bagi pengguna di luar China. Mereka dapat kehilangan salah satu pilihan flagship dari vivo pada kelas tertingginya.
Situasi serupa juga disebut mengintai Oppo Find X10 Ultra. Ketersediaan perangkat itu bagi konsumen internasional akan jauh lebih terbatas apabila Oppo memilih menjualnya hanya di pasar domestik.
Alasan Xiaomi belum terkonfirmasi
Pembatalan Xiaomi 18 Ultra belum dapat diartikan sebagai berakhirnya penggunaan nama Ultra oleh Xiaomi. Masih ada kemungkinan penerus Xiaomi 17 Ultra hadir pada tahun depan, tetapi informasi itu tetap bersifat spekulatif.
Kenaikan biaya memori dan penyimpanan disebut sebagai salah satu kemungkinan alasan perubahan susunan produk Xiaomi. Namun, Xiaomi belum mengeluarkan konfirmasi resmi mengenai lini Xiaomi 18 maupun dasar keputusannya.
Rumor ini juga belum disertai pernyataan resmi dari vivo atau Oppo mengenai wilayah pemasaran perangkat Ultra mendatang. Jadwal peluncuran, jumlah model Xiaomi 18, dan cakupan pasar seluruh perangkat tersebut masih dapat berubah.
Kepastian mengenai Xiaomi 18 Ultra, vivo X500 Ultra, dan Oppo Find X10 Ultra baru akan terlihat setelah masing-masing produsen memaparkan rencana produknya. Hingga saat itu, kabar tersebut perlu diposisikan sebagai bocoran yang belum terverifikasi.






