Wanda House of Jewels membuka kembali butiknya di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, dengan konsep pengalaman fine jewelry yang lebih personal. Ruang baru ini dirancang menghadirkan kemewahan yang tetap terasa hangat dan nyaman bagi para klien.
Pembukaan kembali butik tersebut disebut Wanda Ponika sebagai babak baru bagi perjalanan rumah perhiasan yang dipimpinnya. Pengembangan ini menggabungkan craftsmanship, kualitas berlian, desain, serta hubungan dekat dengan pelanggan.
“Kehadiran butik ini menjadi babak baru bagi Wanda House of Jewels dalam menghadirkan pengalaman fine jewelry yang lebih personal,” ujar Wanda Ponika. Ia mengatakan klien menjadi bagian penting dari perjalanan Wanda House of Jewels selama ini.
Fokus yang dibangun tidak hanya berada pada koleksi perhiasan yang dipajang. Pengalaman pelanggan ketika memilih perhiasan juga menjadi bagian dari arah pengembangan butik tersebut.
Salah satu unsur yang menonjol dalam interior butik adalah handmade chandelier karya maestro aksesori Rinaldy A. Yunardi. Karya itu ditempatkan sebagai pusat perhatian yang memperkuat karakter ruangan.
Suasana butik yang personal menjadi konteks kehadiran Anggun Cipta Sasmi sebagai brand ambassador dalam acara tersebut. Penyanyi internasional itu membawa pandangan bahwa perhiasan dapat memiliki makna lebih dari sekadar pelengkap penampilan.
Perhiasan sebagai Bentuk Penghargaan
Anggun memandang perhiasan mewah sebagai bentuk apresiasi diri yang layak dipertimbangkan. Baginya, pilihan tersebut juga memiliki nilai investasi untuk jangka panjang.
Ia menilai perhatian terhadap diri sendiri perlu mendapat tempat dalam berbagai pilihan personal. Karena itu, membeli perhiasan untuk diri sendiri tidak dipandang sebagai sesuatu yang keliru.
Menurut Anggun, perhiasan juga dapat diberikan kepada anggota keluarga, pasangan, dan orang terdekat. Pilihan koleksi dapat disesuaikan dengan selera, ukuran, maupun kebutuhan calon pembeli.
“Untuk taste, ukuran, atau apa pun, datanglah ke Wanda. Pasti akan dapat sesuatu yang pas untuk kakak, adik, ibu, istri, calon istri, tetangga kalau ada yang dipacari, dan juga untuk diri sendiri karena self love itu harus,” ujar Anggun. Pernyataan itu menempatkan perhiasan sebagai hadiah yang dapat membawa nilai personal bagi penerimanya.
Hot.detik.com melaporkan kehadiran Anggun dalam pembukaan kembali butik tersebut sekaligus menyoroti gagasan apresiasi diri melalui perhiasan. Nilai emosional dan pertimbangan investasi menjadi dua alasan yang disampaikan Anggun dalam memandang koleksi mewah.
Perhatian pada Berlian D Color
Selain makna personal, Anggun memberi perhatian khusus pada penggunaan berlian D Color dalam koleksi Wanda House of Jewels. Berlian itu disebut menjadi salah satu ciri khas koleksi karya Wanda Ponika.
Anggun menilai D Color sebagai pilihan dengan kualitas yang sangat tinggi. “Buat aku, D color itu flawless. Kayaknya nggak ada lagi yang lebih dari D color,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan kualitas berlian menjadi bagian penting ketika seseorang memilih fine jewelry. Pertimbangan itu berjalan bersama desain dan ukuran perhiasan yang disesuaikan dengan preferensi pembeli.
Acara pembukaan kembali butik turut dihadiri sejumlah figur publik, termasuk Rossa, Marcello Tahitoe, Vina Panduwinata, Rizky Febian, dan Mahalini. Kehadiran mereka melengkapi peresmian ruang baru yang mengutamakan kedekatan pengalaman antara koleksi dan klien.
Bagi Anggun, perhiasan dapat menjadi pilihan untuk menghargai diri sendiri sekaligus orang-orang terdekat. Pesan tersebut sejalan dengan konsep butik yang menempatkan proses memilih perhiasan sebagai pengalaman yang bersifat personal.






