Bukan Kevin Diks atau Emil Audero, Verdonk Dekat dengan Sejarah Indonesia di UCL

Calvin Verdonk berpeluang menorehkan catatan yang belum dimiliki Kevin Diks dan Emil Audero saat mereka bermain di Liga Champions. Jika tampil bersama Lille, Verdonk dapat menjadi pemain Indonesia pertama yang turun pada fase kompetisi tersebut dengan status sebagai Warga Negara Indonesia.

Diks dan Audero memang sudah pernah merasakan pertandingan Liga Champions. Namun, keduanya belum berstatus Warga Negara Indonesia ketika mendapatkan kesempatan tampil di ajang antarklub Eropa itu.

Perbedaan catatan tiga pemain

Kevin Diks bermain untuk FC Copenhagen pada fase grup Liga Champions musim 2022-2023 dan 2023-2024. Pada edisi pertama, Copenhagen tidak berhasil melampaui fase grup.

Copenhagen kemudian mencapai babak 16 besar pada musim 2023-2024. Manchester City menghentikan langkah mereka dengan agregat 2-6.

Emil Audero mencatatkan penampilan bersama Inter Milan pada Liga Champions 2023-2024. Ia bermain penuh selama 90 menit ketika Inter menghadapi Benfica di Grup D.

Pertandingan antara Inter dan Benfica itu berakhir 3-3. Inter melaju ke babak 16 besar, tetapi Audero selanjutnya tidak dimainkan dan berada di bangku cadangan.

PemainKlubCatatan Penting
Calvin VerdonkLilleBerpeluang tampil di Liga Champions 2026-2027
Kevin DiksFC CopenhagenBermain pada fase grup 2022-2023 dan 2023-2024
Emil AuderoInter MilanTampil penuh melawan Benfica pada 2023-2024

Lille sudah mengamankan tempat

Peluang Verdonk datang dari keberhasilan Lille menutup Ligue 1 2025-2026 di posisi ketiga. Peringkat itu membawa klub Prancis tersebut lolos langsung ke fase grup Liga Champions 2026-2027.

Lille tidak harus melewati jalur tambahan untuk mencapai fase grup. Kondisi ini memperjelas kesempatan Verdonk untuk menjadi bagian dari skuad di panggung Eropa pada musim mendatang.

Klub tersebut juga telah menyampaikan penilaian khusus terhadap peluang Verdonk. Melalui unggahan Instagram pada Senin, 17 Agustus 2026, Lille menulis, “Pesepak bola asal Indonesia pertama yang akan tampil di fase grup UCL. Sejarah.”

Unggahan itu menegaskan arti peluang Verdonk dalam konteks sepak bola Indonesia. Status kewarganegaraan saat tampil menjadi pembeda utama dengan pengalaman Diks dan Audero sebelumnya.

Kontribusi pada musim pertama

Verdonk resmi bergabung dengan Lille pada September 2025. Ia menjalani musim pertamanya ketika Lille membangun posisi untuk kembali ke Liga Champions.

Bek berusia 29 tahun itu bermain dalam 18 pertandingan Ligue 1 pada musim 2025-2026. Ia mengoleksi 786 menit bermain dalam perjalanan Lille menuju peringkat ketiga.

Di sisi lain, Audero masih berpeluang tampil pada Liga Champions 2026-2027 bersama Como. Peluang itu terbuka bila ia tidak dipinjamkan atau dijual ke klub lain hingga sisa bursa transfer musim panas.

Fokus saat ini tetap tertuju pada Lille dan Verdonk karena tiket kompetisi sudah berada di tangan klub tersebut. Kesempatan bermain bersama Lille akan menentukan apakah tonggak yang disebut klub sebagai sejarah itu benar-benar terwujud.

Baca Juga