Tujuh poin beruntun yang direbut Yoo Tae Bin pada gim pertama tidak menghentikan langkah Alwi Farhan di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2026. Alwi bangkit dari tekanan tersebut untuk menang 21-17, 21-12 dan melaju ke babak kedua.
Pebulu tangkis Indonesia itu memperlihatkan kemampuan mengubah momentum saat pertandingan mulai dikuasai lawan. Dalam laga selama 42 menit, ia mampu merebut kembali kendali pada kedua gim.
Lima Angka Mengubah Gim Pertama
Alwi mengawali pertandingan babak 64 besar dengan keunggulan 6-3. Ia masih berada di depan pada skor 9-6 sebelum Yoo membuat tekanan melalui tujuh angka secara beruntun.
Situasi tersebut memaksa Alwi berjuang menemukan kembali ritme permainannya. Setelah interval, ia berhasil membawa kedudukan menjadi 14-14.
Dari skor imbang itu, Alwi merebut lima poin berturut-turut untuk membuka jarak. Momentum tersebut bertahan hingga ia mengakhiri gim pembuka dengan kemenangan 21-17.
| Gim | Hasil Akhir | Penentu Kemenangan Alwi |
|---|---|---|
| Pertama | 21-17 | Lima poin beruntun setelah skor 14-14. |
| Kedua | 21-12 | Menjauh hingga 17-11 selepas interval. |
Yoo Kembali Menekan pada Gim Kedua
Perlawanan Yoo tidak berhenti setelah gim pertama berakhir. Pada gim kedua, ia kembali mengejar Alwi hingga skor menjadi 10-10 menjelang interval.
Alwi merespons dengan peningkatan permainan setelah jeda. Ia melesat sampai 17-11 dan membuat Yoo kesulitan mengejar selisih yang tercipta.
Pertandingan ditutup oleh kesalahan Yoo ketika smes menyilangnya keluar lapangan. Alwi pun mengamankan gim kedua 21-12 tanpa harus memainkan gim penentuan.
Langkah Berikutnya di New Delhi
Laga tersebut digelar di Indira Gandhi Arena, New Delhi, India, pada Senin, 17 Agustus 2026 siang WIB. Kemenangan atas Yoo menjadi ujian pertama yang berhasil dilewati Alwi dalam turnamen ini.
Hasil pertandingan membawa Alwi ke babak kedua Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2026. Ia akan menunggu pemenang duel antara Joakim Oldorff dari Finlandia dan Le Duc Phat asal Vietnam.
Menurut sport.detik.com, pertandingan berikutnya membuka peluang bagi Alwi untuk melanjutkan kiprahnya di turnamen tersebut. Kemampuannya keluar dari tekanan menjadi aspek penting setelah Yoo dua kali mampu membuat persaingan berlangsung ketat.






