Saldo Tetap Perlu Disiapkan, Perjalanan Transjakarta pada 17 Agustus Cukup Rp 1

Penumpang Transjakarta tetap harus menyiapkan kartu uang elektronik dengan saldo tersedia pada 17 Agustus 2026. Pada hari itu, sistem akan memotong saldo Rp 1 untuk setiap perjalanan yang memanfaatkan tarif khusus.

Tarif tersebut berlaku dalam rangka HUT ke-81 Republik Indonesia. Program ini menempatkan Transjakarta sebagai salah satu moda kelolaan Pemprov DKI Jakarta yang dapat digunakan dengan biaya Rp 1.

Tap Kartu Tetap Menjadi Syarat Masuk Halte

Penumpang tidak dapat melewati prosedur pembayaran hanya karena tarif sedang diberlakukan secara khusus. Kartu harus tetap ditempelkan pada mesin pembaca di gerbang halte sebelum perjalanan dimulai.

Tidak ada proses pendaftaran atau aktivasi promo bagi pengguna. Penumpang cukup menggunakan kartu uang elektronik yang biasa dipakai dalam perjalanan Transjakarta.

Hal yang Perlu DisiapkanKeterangan
Kartu uang elektronikWajib digunakan untuk tap di gerbang halte
Saldo kartuTetap harus tersedia untuk pemotongan Rp 1
Pendaftaran programTidak diperlukan
Aktivasi promoTidak diperlukan

Pilihan Kartu untuk Transaksi

Sejumlah kartu uang elektronik dari beberapa bank dapat digunakan melalui mekanisme pembayaran reguler di halte. Kartu tersebut tetap berfungsi untuk memperoleh tarif khusus tanpa perubahan prosedur transaksi.

KartuBank Penerbit
BRIZZIBank Rakyat Indonesia
FlazzBank Central Asia
TapCashBank Negara Indonesia
e-moneyBank Mandiri
JakCardBank DKI
MegaCashBank Mega

Berlaku bagi Moda Kelolaan Pemprov DKI

Program Rp 1 tidak hanya ditujukan untuk pengguna Transjakarta. Seluruh transportasi yang dikelola Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masuk dalam kebijakan tarif khusus pada 17 Agustus 2026.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan kebijakan itu diputuskan sebagai kado Hari Kemerdekaan untuk warga. Kompas.com mengutip pernyataan tersebut pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

“Untuk itu saya sebagai Gubernur Jakarta, saya memutuskan untuk memberikan kado. Semua transportasi pada tanggal 17 Agustus yang dikelola oleh pemerintah DKI Jakarta bayarnya hanya Rp 1 saja,” ucap Pramono.

Upaya Mengajak Warga Naik Angkutan Umum

Tarif Rp 1 diharapkan membuat lebih banyak warga memilih angkutan umum untuk bepergian pada Hari Kemerdekaan. Kebijakan ini juga mendukung penguatan kebiasaan memakai transportasi publik dalam kegiatan sehari-hari.

Pengguna Transjakarta tetap perlu mengikuti alur masuk halte serta ketentuan perjalanan yang berlaku. Tarif yang rendah hanya mengubah nominal pembayaran, bukan aturan dasar penggunaan layanan.

Warga yang berencana bepergian pada 17 Agustus 2026 dapat memeriksa kesiapan kartu sebelum berangkat. Langkah tersebut diperlukan agar transaksi Rp 1 dapat diproses saat memasuki halte.

Baca Juga